SMP Muhammadiyah 1 Sirampog Brebes Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

www.majelistabligh.id -

SMP Muhammadiyah 1 Sirampog Brebes Jawa Tengah mengadakan kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah, Senin (24/2/2025). Hal ini sebagai bagian dari upaya memberikan pendidikan yang seimbang antara aspek akademik dan pengembangan karakter serta keterampilan hidup

Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerja sama antara bagian kurikulum sekolah dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai tata cara pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan ajaran Islam.

“SMP Muhammadiyah 1 Sirampog alhamdlillah rutin melaksanakan kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah minimal 1 kali tiap tahunya, mudah mudahan siswa-siswa memiliki bekal mendalam tentang bagaimana tata cara pemulasaraan jenazah,” jelas Amin Stiono, S.Pd dari Bagian Kurikulum di SMP Muhammadiyah 1 Sirampog.

Pelatihan ini, lanjut Amin, bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang tata cara pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Para peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari cara memandikan jenazah, mengafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah dengan benar.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan para guru, tenaga kependidikan, serta narasumber yang berpengalaman dalam bidang pemulasaraan jenazah. Tidak hanya teori, siswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung sehingga mereka benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat.

“Sebagai guru PAI saya merasa terbantu dengan program yang diagendakan tiap 1 tahun sekali ini, sehingga saat nanti ada ujian praktik siswa benar-benar bisa mempraktikan bagaimana pemulasaraan jenazah dengan benar,” tambah Nita Dewi Sri Astuti, S.Pd, guru PAI di SMP Muhammadiyah 1 Sirampog.

Ditambahkannya, pemulasaraan jenazah merupakan bagian dari fardu kifayah, yaitu kewajiban yang harus dilakukan umat Muslim. Jika tidak ada yang mengerjakannya, seluruh umat Islam di daerah tersebut akan berdosa. Namun, masih banyak masyarakat yang kurang paham atau enggan mempelajarinya.

Baca juga: Haruskah Salat Jenazah Dilaksanakan dengan Tiga Shaf?

“Itulah sebabnya, kamis dari SMP Muhammadiyah 1 Sirampog merasa perlu untuk memberikan edukasi tentang hal ini kepada siswa, dengan harapan agar mereka memiliki pemahaman yang baik dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata,” imbuhnya.

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa, sehingga mereka dapat membantu masyarakat dalam situasi darurat ketika dibutuhkan.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi, berikut rangkaian kegiatannya:

  1. Pembukaan dan Pengenalan Pemulasaraan Jenazah
    Acara dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah dan penjelasan dasar tentang pemulasaraan jenazah menurut ajaran Islam, termasuk dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Hadis.

  2. Materi Teori Pemulasaraan Jenazah
    Siswa mempelajari tahapan pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menshalatkan, hingga pemakaman jenazah dengan benar.

  3. Praktik Memandikan dan Mengafani Jenazah
    Dalam sesi praktik, siswa belajar cara memandikan jenazah dengan alat peraga, serta cara mengafani jenazah sesuai aturan Islam.

  4. Praktik Salat Jenazah
    Siswa diberikan pemahaman mengenai tata cara shalat jenazah, mulai dari bacaan takbir hingga doa untuk jenazah.

  5. Simulasi Pemakaman Jenazah
    Pada sesi terakhir, siswa belajar bagaimana cara menguburkan jenazah dengan benar, serta doa-doa yang dibaca dalam proses pemakaman. (nurul adam arifin/PCM Bumijawa)

Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Search