SMP Muhammadiyah PKBS Surakarta Resmi Diluncurkan

SMP Muhammadiyah PKBS Surakarta Resmi Diluncurkan 
www.majelistabligh.id -

SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Surakarta resmi diluncurkan pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan launching yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak transformasi SMP Muhammadiyah 4 Surakarta menuju sekolah berasrama unggulan di Kota Bengawan.

Acara launching dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs H A Dahlan Rais, MHum serta kepala sekolah Muhammadiyah se-Kota Surakarta bahkan se-Solo Raya. Kehadiran para pimpinan persyarikatan ini menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memperkuat pendidikan berbasis karakter, akademik, dan keislaman.

Selain seremoni peresmian, kegiatan launching juga dimeriahkan dengan lomba pentas seni yang diikuti sekitar 12 SD/MI se-Solo Raya. Pentas seni tersebut menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus sarana pengenalan SMP Muhammadiyah PKBS kepada masyarakat luas.

SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School merupakan hasil transformasi dari SMP Muhammadiyah 4 Surakarta yang kini menempati lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi. Dengan konsep boarding school, peserta didik akan mendapatkan pembinaan selama 24 jam secara terintegrasi.

Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta, Dr. Mohamad Ali menegaskan, SMP PKBS memiliki tiga keunggulan utama.

“Pertama, pengembangan Tafhimul Qur’an, bagaimana Al-Qur’an dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh anak-anak. Kedua, penguatan bahasa, di mana bahasa asing akan menjadi bahasa keseharian. Ketiga, penguatan akademik agar kemampuan siswa berkembang secara optimal,” ujarnya usai launching.

Ikhtiar Strategis Menjawab Tantangan Pendidikan Modern

Ketua PDM Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya SMP Muhammadiyah PKBS sebagai bentuk ikhtiar strategis menjawab tantangan pendidikan modern. Model boarding school dipilih karena dinilai mampu memberikan pembinaan yang lebih intensif, khususnya dalam pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

“Pendidikan hari ini tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi harus kuat secara moral dan berkeadaban,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada empat nilai dasar Muhammadiyah yang menjadi ruh penyelenggaraan sekolah, yakni Tahawur (dinamis), Iktikar (inovatif), Al-Islah (reformatif), dan Tahadur (berkeadaban). Nilai-nilai ini diharapkan membentuk generasi Islam berkemajuan yang moderat atau Islam Wasathiyah.

Ketua PDM juga menyoroti pentingnya pendidikan akhlak mulia di tengah berbagai fenomena negatif di dunia pendidikan. Ia menegaskan, misi utama pendidikan adalah melanjutkan amanah Rasulullah SAW dalam membentuk akhlak manusia, sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman.

SMP Muhammadiyah PKBS Surakarta dirancang sebagai sekolah dengan layanan pendidikan premium, didukung fasilitas memadai dan sistem pembinaan terpadu. Meski memiliki konsekuensi biaya, sekolah ini berkomitmen menjaga kualitas pendidikan dan pengasuhan secara optimal.

“Keberhasilan sekolah ini tidak semata diukur dari jumlah murid, tetapi dari kualitas lulusan dan dampaknya bagi umat,” tegasnya seraya berharap dalam 5–10 tahun ke depan, SMP Muhammadiyah PKBS dapat berkembang dengan dukungan lahan sekitar 3.000 meter persegi sebagai pusat pendidikan unggulan.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum menyambut baik hadirnya sekolah boarding di lingkungan Muhammadiyah Surakarta. Menurutnya, sistem berasrama memberikan peluang lebih besar untuk membentuk karakter sekaligus meningkatkan prestasi akademik siswa.

“Dengan tinggal 24 jam, pembinaan karakter dan akademik dapat berlangsung lebih optimal. Ini langkah yang sangat baik dan strategis. Selamat, semoga SMP Muhammadiyah PKBS menjadi sekolah unggul,” tuturnya.

Dengan konsep pendidikan terpadu berbasis boarding school, SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School Surakarta diharapkan mampu melahirkan generasi berkarakter Islami, unggul dalam akademik, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (sugiharko sahid- kontributor surakarta)

Tinggalkan Balasan

Search