Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Blora kembali mencetak prestasi membanggakan di ajang Riset dan Inovasi Blora 2025. Tak tanggung-tanggung, dua karya unggulan mahasiswa STAIM sukses melaju ke tahap nominasi, yakni produk minuman herbal KUCITA (Kunyit Cinta Blora) dan Cutting Board dari limbah kayu bekas.
Kegiatan bergengsi tingkat kabupaten ini jadi ajang unjuk kreativitas mahasiswa Blora. STAIM mengirim dua tim riset yang terdiri dari tujuh mahasiswa. Keduanya didampingi langsung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAIM Blora.
Minuman KUCITA mencuri perhatian karena menghadirkan inovasi minuman herbal kekinian berbahan dasar kunyit lokal Blora. Sementara Cutting Board dari limbah kayu menjadi solusi kreatif pengelolaan sampah—menyulap limbah jadi produk fungsional dan bernilai estetis.
Ketua STAIM Blora, Dr. H. Sukisno, M.Pd., mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menciptakan solusi nyata.
“Kami sangat bangga atas pencapaian mahasiswa dalam ajang ini. Ini adalah bukti bahwa STAIM Blora tidak hanya fokus pada aspek keilmuan keislaman, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan riset terapan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua LPPM STAIM, Siti Nuraini, M.Pd.I, menyebut partisipasi ini sebagai langkah awal budaya riset berbasis kearifan lokal di STAIM.
“Kami berharap ini menjadi momentum bagi mahasiswa lain untuk terlibat aktif dalam riset. Kami di LPPM siap memfasilitasi dan mendampingi seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga hilirisasi produk,” katanya.
Salah satu anggota tim, Angga Dwi Perkasa, mengungkapkan rasa bangganya bisa membawa nama kampus ke pentas inovasi daerah.
“KUCITA bukan sekadar minuman, tapi juga promosi herbal khas Blora. Sedangkan Cutting Board adalah cara kami mengkampanyekan daur ulang kreatif,” katanya.
STAIM Blora optimistis dua inovasi ini tak hanya bersaing di panggung lokal, tapi juga mampu memberi kontribusi nyata untuk ekonomi kreatif, pelestarian lingkungan, dan ‘Sesarengan Mbangun Blora’. (*/tim)
