Surga, Dagangan Termahal yang Tak Bisa Dibeli dengan Harta

*) Oleh : Dr. Ajang Kusmana
www.majelistabligh.id -

Jika agen properti memiliki dagangan rumah mewah seharga 5 Milyar, Maka siapa kira-kira yang mampu membeli rumah tersebut ?

Tentu yang dapat membelinya adalah orang kaya, sedangkan orang miskin tidak akan mampu membelinya. Sebab harganya pada harta, bukan takwa.

Dan tahu kita bahwa Allah SWT juga memiliki dagangan, dan dagangan Allah itu amat sangat mahal, yaitu Surga.

Sehingga orang terkaya sejagad raya ini pun tak akan mampu membelinya meski dengan segunung hartanya, sebab harganya bukan pada harta, melainkan Taqwa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang takut, maka hendaknya dia berjalan di awal malam, dan barangsiapa yang berjalan di awal malam maka dia akan sampai kepada yang diinginkan, ingatlah sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal dan ketauhilah bahwa sesungguhnya barang dagangan Allah adalah surga”. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no 954)

Di hadis lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

َ أَلاَ إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ غَالِيَةٌ أَلاَ إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ الْجَنَّةُ

“Ketahuilah, sesungguhnya barang dagangan Allah itu mahal, dan ketauhilah bahwa sesungguhnya barang dagangan Allah adalah Surga”. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no 954.)

Sehingga kita tidak mungkin bisa membeli Surga dengan :
– murahan
– mudah
– berleha leha

Barang dagangan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat mulia dan mahal ini, yaitu Surga, hanya pantas ‘diperdagangkan’ dan ‘dibeli’ oleh pembeli ‘kelas tinggi’, yaitu mereka yang bertakwa, beramal saleh, siap mencurahkan segenap kesungguhan dan perjuangan, dengan jiwa, raga dan harta, untuk meraih kesempurnaan iman dan keridaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Merekalah orang² ‘kelas tinggi’ dalam arti yg sebenarnya yaitu orang² yg bertaqwa bukan sekedar harta sebagai ukurannya, tapi mereka juga berusaha berpegang teguh di atas syarait agama dan mencurahkan segala yang mereka miliki di jalan Allah.

Semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa dan Allah meridhoi kita sebagai penghuni surga. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Search