Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep Gelar Tadabbur Alam, Bentuk Karakter dan Spirit Dakwah

www.majelistabligh.id -

Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang 128 Sambikerep, Surabaya mengadakan kegiatan Tadabbur Alam selama dua hari, Sabtu–Ahad (2–3 Agustus 2025) di Welirang Penanggungan Adventure Park (WPAP), Trawas, Mojokerto. Kegiatan tahunan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota, membina karakter spiritual, serta menguatkan mental para siswa.

Selain memperkokoh ukhuwah kader, Tadabbur Alam juga menjadi wahana syiar dakwah yang mampu membangkitkan ghirah (semangat juang) perjuangan Tapak Suci di kalangan generasi muda.

Ketua Cabang 128 Sambikerep, Ust. Syaifullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar rekreasi biasa. “Tadabbur alam bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan sarana untuk merenungi kebesaran ciptaan Allah,” jelasnya.

Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep Gelar Tadabbur Alam, Bentuk Karakter dan Spirit Dakwah
Diantara rangkaian tadabbur alam juga dilaksanakan salat berjamaah. (foto: anang dony)

Dalam tradisi Tapak Suci, lanjutnya, kegiatan ini menjadi media menyatu dengan alam, memperkuat dimensi spiritual dan mental, serta menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan militansi kepada para siswa.

“Nilai-nilai luhur seperti tanggung jawab kolektif, kepemimpinan alami melalui pengalaman langsung, serta kedisiplinan dan spiritualitas dalam kondisi fisik yang menantang berhasil ditanamkan secara nyata,” ungkap Ust. Syaifullah.

Ia juga menekankan bahwa akhlak terhadap lingkungan (akhlaq fil alam) turut dibentuk dalam kegiatan ini. “Kecintaan terhadap alam juga turut dibentuk sebagai bagian dari akhlak terhadap lingkungan, selaras dengan nilai-nilai Islam yang diajarkan dalam Tapak Suci,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Febrianto menambahkan bahwa tradisi Tadabbur Alam ini akan terus dipertahankan. “Tradisi Tadabbur Alam akan terus dilestarikan sebagai bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan, sejalan dengan misi Tapak Suci sebagai gerakan dakwah, pendidikan, dan pembentukan moral generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Sebagai informasi, Tapak Suci Putera Muhammadiyah didirikan pada tahun 1963. Perguruan ini merupakan salah satu silat modern yang memadukan seni bela diri dengan nilai-nilai keislaman dan spiritual. Melalui Tadabbur Alam, latihan fisik dalam silat dipadukan secara harmonis dengan pembinaan iman dan misi dakwah dalam bingkai ideologi Muhammadiyah.

Adapun rangkaian kegiatan Tadabbur Alam ini cukup padat dan bermakna. Mulai dari pembukaan, sambutan Ketua Cabang, renungan malam, tausiyah, hingga tadabbur ayat-ayat kauniyah yang mengajak peserta merenungi kebesaran Allah lewat alam ciptaan-Nya.

Agenda lainnya termasuk permainan tim dan tracking edukatif yang mengasah kerja sama dan ketahanan fisik, serta shalat berjamaah sebagai penguatan nilai ibadah dan disiplin spiritual.

Kegiatan ditutup dengan refleksi pengalaman, sekaligus pemberian penghargaan bagi peserta dengan semangat, kekompakan, dan keteladanan terbaik.

“Dan penutupan, yang diisi dengan sesi refleksi pengalaman selama kegiatan, dilanjutkan dengan pembagian penghargaan kepada peserta yang menunjukkan semangat, kekompakan, dan keteladanan terbaik selama kegiatan berlangsung,” jelas Sultan Abdillah, koordinator kegiatan Tadabbur Alam.

Acara ini diikuti lebih dari 30 peserta, mulai dari tingkat dasar hingga Siswa Empat, serta didampingi langsung oleh para pelatih yang aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Adinda, salah satu peserta, membagikan kesannya, “Saya merasa sangat bersyukur bisa ikut. Tadabbur alam kali ini mengajarkan banyak hal yang tidak saya dapatkan sebelumnya. Saya belajar sabar, kerja sama, dan juga lebih mengenal alam.”

Tak hanya berkesan bagi peserta, para orang tua pun memberikan respon positif atas pelaksanaan kegiatan ini. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter anak.

“Kami sangat mendukung acara ini karena membentuk anak-anak menjadi tangguh secara mental dan spiritual,” ujar Feni, salah satu orang tua siswa Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep.

Melalui Tadabbur Alam ini, Tapak Suci tak hanya membentuk kader bela diri, namun juga mencetak generasi tangguh yang berakhlak, spiritual, dan siap menjadi bagian dari perjuangan dakwah Muhammadiyah di masa depan. (anang dony irawan)

Tinggalkan Balasan

Search