Tapak Suci Cabang 128 Sambikerep Surabaya kembali menggelar agenda rutin tahunan berupa kegiatan Takjil on The Road dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H. Pada Ramadan tahun 2026 ini, kegiatan berbagi takjil dilaksanakan di sekitar SPBU Manukan Tama, Surabaya Barat, pada Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan sosial ini diikuti sekitar 100 siswa Tapak Suci dari Cabang 128 Sambikerep serta beberapa cabang Tapak Suci di wilayah sekitar. Cabang yang turut berpartisipasi di antaranya Cabang 07 Tandes, Cabang 66 SD Muhammadiyah 14, dan Cabang 147 Griya Babatan Mukti (GBM).
Para siswa Tapak Suci dengan penuh semangat membagikan 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana menanamkan nilai berbagi kepada para siswa sejak dini.
Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kehadiran seorang siswa kecil bernama Zivana Adeeba. Pesilat cilik yang masih duduk di kelas A TK Aisyiyah Bustanul Athfal 51 Surabaya itu terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan Ta’jil on The Road.
Dengan mengenakan seragam Tapak Suci, Zivana tampak riang membawa paket-paket takjil untuk dibagikan kepada para pengendara yang melintas. Tingkahnya yang lucu dan penuh semangat membuat suasana kegiatan semakin meriah dan mengundang gemas para peserta yang hadir.
Keikutsertaan Zivana tidak lepas dari pengaruh kedua kakaknya yang juga terlibat dalam kegiatan berbagi takjil tersebut. Ia mengaku ingin ikut berbagi seperti kakak-kakaknya.
“Dia bilang ingin ikut berbagi takjil pakai baju silat,” ungkap Arsyta Salsabila, salah satu kakaknya.
Dengan langkah kecilnya, pesilat cilik Tapak Suci itu turut berjalan menyerahkan bingkisan takjil kepada pengguna jalan dengan penuh keceriaan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai ke-Tapak Suci-an sejak dini. Melalui kegiatan sosial seperti ini, para orang tua dan pembina berharap para siswa dapat tumbuh menjadi kader-kader penerus Persyarikatan Muhammadiyah melalui Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah. (anang dony irawan)
