Tata Cara Salat Gerhana

www.majelistabligh.id -

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/E/2026 tentang pelaksanaan Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf). Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa Wage, 14 Ramadan 1447 Hijriah, atau bertepatan dengan tanggal 3 Maret 2026 Masehi

Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa waktu Gerhana Bulan Total adalah sebagai berikut:

  • Gerhana sebagian mulai: 16.50.00 WIB
  • Gerhana total mulai: 18.04.26 WIB
  • Puncak gerhana: 18.33.37 WIB
  • Gerhana total berakhir: 19.02.45 WIB
  • Gerhana sebagian berakhir: 20.17.10 WIB

Salat gerhana dilaksanakan pada saat terjadi gerhana sampai dengan usai gerhana. Apabila gerhana usai sementara salat masih ditunaikan, maka salat tetap dilanjutkan dengan memperpendek bacaan.

Orang yang dapat mengerjakan salat gerhana adalah mereka yang mengalami gerhana atau berada di kawasan yang dilintasi gerhana. Orang yang berada di kawasan yang tidak dilintasi gerhana tidak dituntunkan mengerjakan salat gerhana.

Tata Cara Salat Gerhana

Salat gerhana dilaksanakan secara berjamaah, tanpa adzan dan iqamah. Dilaksanakan dua rakaat, pada setiap rakaat melakukan rukuk, qiyam dan sujud dua kali. Salat gerhana boleh dilakukan di tanah lapang ataupun di masjid. Urutan tata cara salat gerhana adalah sebagai berikut:

  1. Imam menyerukan aṣ-ṣalātu jāmi‘ah.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah.
  4. Membaca surah al-Fatihah dan surah panjang dengan jahar.
  5. Rukuk, dengan membaca tasbih yang lama.
  6. Mengangkat kepala dengan membaca sami‘allāhu li man ḥamidah.
  7. Berdiri tegak, lalu membaca al-Fatihah dan surah panjang, tetapi lebih pendek dari yang pertama.
  8. Rukuk, sambil membaca tasbih yang lama tetapi lebih singkat dari yang pertama.
  9. Bangkit dari rukuk dengan membaca sami‘allahu li man hamidah.
  10. Iktidal, membaca doa iktidal
  11. Sujud
  12. Duduk di antara dua sujud.
  13. Sujud
  14. Bangkit dari sujud, berdiri tegak mengerjakan rakaat kedua seperti rakaat pertama tanpa membaca doa iftitah.
  15. Duduk tasyahud akhir
  16. Salam

Setelah salat, imam berdiri menyampaikan khutbah satu kali yang berisi nasihat serta peringatan terhadap tanda-tanda kekuasaan Allah, serta mengajak memperbanyak istigfar, sedekah dan berbagai amal kebajikan. (*/nun)

Tinggalkan Balasan

Search