Tenang di Tengah Gelombang

www.majelistabligh.id -

*)Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri

Ada kalanya hidup membawa kita ke masa-masa sulit—saat segalanya terasa berat, penuh keluh kesah dan kepedihan.

Namun, pada waktunya, datang juga masa-masa cerah—saat hati terasa ringan, dan bibir tanpa sadar basah oleh senyuman.

Sesungguhnya, kesedihan, kegembiraan, kekecewaan, keriangan, dan emosi lainnya hanyalah sementara. Seperti malam yang perlahan ditelan oleh cahaya pagi.

Tak selamanya rasa bahagia tinggal bersama kita. Tak pula kesedihan menetap selamanya. Semuanya datang dan pergi, bergantian, tanpa bisa selalu kita duga atau nanti.

Yang penting untuk kita pahami adalah: semua ini hanya sementara.

Kesementaraan itu menyadarkan kita bahwa emosi-emosi tersebut bukanlah milik kita. Ia hanya titipan dari alam—sebuah gelombang yang lewat dan memengaruhi tindakan serta sikap kita, namun bukanlah inti dari siapa kita sebenarnya.

Saat gembira, sadarilah kegembiraan itu.
Saat sedih, pahamilah kesedihan itu.

Dengan menyadari setiap emosi yang hadir, kita tidak larut di dalamnya. Saat kita penuh dengan kesadaran akan emosi kita, saat itu kita bersentuhan dengan jiwa yang tenang milik kita.

Semangat pagi. (*)

Tinggalkan Balasan

Search