Tiga Guru Besar Siap Gembleng Peserta AMM Zona Malang Raya

Tiga Guru Besar Siap Gembleng Peserta AMM Zona Malang Raya
www.majelistabligh.id -

Tiga guru besar dipastikan hadir dalam gelaran Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) Seri 5 Zona Malang Raya, yang berlangsung Jumat hingga Ahad (30/10–1/11/2026), di Apple Sun Learning Center, Kota Batu. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk melahirkan kader mubaligh yang adaptif, moderat, serta berkemajuan dalam merespons tantangan zaman.

Kehadiran para pakar lintas disiplin ini menegaskan tingginya kualitas dan bobot akademis dari AMM yang digagas oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut.

Tiga Guru Besar Siap Gembleng Peserta AMM Zona Malang Raya

Ketiga figur penting tersebut akan mengisi sesi-sesi krusial selama pelatihan. Rangkaian agenda diawali dengan pengarahan sekaligus keynote speech dari Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. H. Sukadiono, M.M., yang secara resmi membuka perhelatan AMM Seri 5. Kehadiran beliau memberikan landasan filosofis dan arahan strategis mengenai arah gerak dakwah Muhammadiyah di era modern.

Selanjutnya, peserta akan menerima materi mendasar mengenai Manhaj Tarjih Muhammadiyah yang disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Tarjih & Tajdid PWM Jawa Timur, Prof. Dr. K.H. Ach. Zuhdi, M.Fil.I. Dalam sesi ini, beliau akan membedah secara komprehensif tiga pilar epistemologi Islam, yakni pendekatan Bayani (teks), Burhani (rasional-ilmiah), dan Irfani (spiritual-intiutif), sebagai fondasi berpikir mubaligh Muhammadiyah.

Tak kalah strategis, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., bakal membekali para peserta dengan materi Geopolitik Masyarakat Muslim Internasional.

Pembekalan ini dirancang agar para mubaligh muda tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang tekstual, tetapi juga memadai secara wawasan global serta peka terhadap dinamika geopolitik dunia Islam.

“Kehadiran para guru besar ini bukan sekadar memberikan materi di depan kelas, melainkan menjadi saksi sejarah bagaimana para calon mubaligh muda Muhammadiyah ditempa dalam kawah candradimuka keilmuan yang mendalam dan berwawasan sangat luas,” ujar Ketua Panitia AMM Zona Malang Raya, Dr. Hairul Warizin.

Secara data, panitia mencatat sebanyak 78 peserta telah resmi terdaftar hingga pendaftaran ditutup pada Kamis (29/10/2026). Seluruh peserta merupakan kader pilihan yang mewakili enam wilayah di Zona Dakwah Malang Raya, yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Jombang, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan. Juga ditambah dengan kader muda Aisyiyah dan Angkatan Muda Muhamamdiyah.

Untuk memastikan hasil pelatihan yang konkret dan terukur, sistem pembelajaran di AMM Seri 5 dirancang secara seimbang antara penguatan teori dan pemantapan praktik lapangan. Para peserta tidak hanya duduk mendengarkan pemaparan materi di dalam kelas, tetapi juga diwajibkan mengikuti simulasi langsung.

Dalam sesi praktik tersebut, setiap calon mubaligh akan diuji dan dipandu dalam memoles bacaan salat (tahsibul qira’ah), menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum), hingga mempraktikkan tata cara menjadi imam salat yang baik dan benar.

Melalui pengawalan ketat dari para narasumber dan fasilitator, AMM Seri 5 optimistis mampu melahirkan dai-dai muda yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga mahir dan tampil percaya diri di tengah masyarakat, dengan dakwah yang mencerahkan dan berkemajuan.|| chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search