Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memperkuat komitmennya dalam menghadapi era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Siemens Indonesia dan mitra. Kolaborasi ini ditandai dengan gelaran Kuliah Tamu bertajuk “Prospek Masa Depan Industri Listrik Tegangan Rendah di Indonesia”, yang diselenggarakan pada Kamis (17/4/2025) dan dihadiri oleh mahasiswa Teknik Elektro UMM.
Kegiatan tersebut dikemas dalam format Dialogue Talk bersama empat panelis, termasuk CEO PT Siemens Indonesia, Surya Fitri, yang menegaskan bahwa transformasi digital di industri kini bergerak dengan sangat cepat, menggantikan metode konvensional. Hal ini membawa perubahan besar terhadap prospek dunia kerja, khususnya di bidang teknik elektro.
“Dunia kerja masa depan akan sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi, transformasi digital, serta penggunaan energi baru dan terbarukan. Ini menjadi peluang besar bagi lulusan teknik elektro,” jelas Surya.
Ia menambahkan bahwa tiga modal utama yang harus dimiliki lulusan untuk menjawab tantangan industri masa kini adalah pengetahuan (knowledge), kompetensi, dan attitude. Attitude yang dimaksud bukan hanya perilaku santun, tetapi juga keterbukaan terhadap kolaborasi, inovasi, dan kreativitas.
Hibah Teknologi SIMOCODE dan Pelatihan Simaris
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan MoU hibah teknologi Democode SIMOCODE kepada Program Studi Teknik Elektro UMM. SIMOCODE merupakan perangkat inovatif untuk manajemen dan kontrol motor listrik.
Menurut Alfando Lumbanraja, Head of Electrical Product PT Siemens Indonesia, hibah ini adalah bentuk nyata sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi untuk mempersiapkan tenaga kerja yang unggul dan siap pakai.
“SIMOCODE adalah kunci dalam efisiensi dan keselamatan sistem industri. Teknologi ini akan memberikan pengalaman langsung dan wawasan tambahan bagi mahasiswa,” ujar Alfando.
Sebagai penutup acara, mahasiswa juga mengikuti pelatihan Simaris Training yang merupakan bagian dari Siemens Smart Infrastructure Electrical Products (SI EP). Simaris adalah software perencanaan dan desain jaringan listrik, dilengkapi berbagai tools seperti Simaris Design, Simaris Project, dan Simaris Sketch. Software ini memungkinkan pengguna merancang sistem kelistrikan lengkap beserta kebutuhan ruang dan spesifikasi teknis.
Dekan Fakultas Teknik UMM, Prof. Ilyas Masudin, ST., MLogSCM.Ph.D, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi dengan industri merupakan langkah strategis untuk mencetak lulusan yang siap bersaing dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Ilmu dari perkuliahan saja tidak cukup. Melalui kolaborasi ini, kami berharap mahasiswa mendapatkan pengalaman dan nilai tambah yang akan memperkuat daya saing mereka di dunia kerja,” tegas Prof. Ilyas. (*/tim)
