*) Oleh: Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
Kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita. Kita juga tidak bisa memaksa semua orang untuk menerima keberadaan kita.
Sehebat apa pun kita berbuat baik, akan selalu ada yang tidak suka. Sekuat apa pun kita berusaha, tetap saja ada yang menolak dan mengabaikan.
Kita berbagi kebaikan, dicap pamer. Kita berbuat kebajikan, dianggap pencitraan.
Sungguh, waktu kita akan habis jika terus mengejar penilaian manusia. Tapi akan berbeda jika tujuan kita adalah mencari keridaan Allah.
Allah Maha Menerima, bahkan atas kebaikan sekecil apa pun. Dia tidak peduli seberapa banyak dosa kita, jika kita terus berusaha memperbaiki diri.
Dalam pandangan-Nya, satu kebaikan mampu menghapus ribuan keburukan. Sedangkan dalam pandangan manusia, satu keburukan bisa menutupi seribu kebaikan.
Daripada sibuk memikirkan apa kata orang, lebih baik fokus memperbaiki diri agar nilai kita tinggi di hadapan Allah.
Semoga bermanfaat.(*)
