Wisuda Al Qur’an Ujian Terbuka (Imtihan Ke-XIII dan Tasmi Tahfid Ke-V) SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) mengangkat tema Menyiapkan Generasi Qur’ani Menuju Indonesia Emas di Kebon Kota Resto dan Cafe di Jl. Jalan Raya Menganti No. 112 Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (14/2/2026).
Target diadakan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan mutu dan motivasi dalam bacaan Al-Qur’an dan menambah hafalan dari tiap murid di lingkungan SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas). Murid yang khatam Al-Qur’an dalam pembelajaran LTQ akan mendapatkan Syahadah dari Pesantren Nurul Falah Surabaya sebagai mitra kerja SDM Limas.
Segenap murid kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) yang berjumlah 106 murid yang terdiri dari 69 Khotmil Quran dan 37 Tasmi Tahfid, yang diwisudakan adalah para murid yang telah dinyatakan lulus dalam munaqosyah dan ujian Tasmi Al-Quran pada bulan November 2025.
“Murid yang telah diuji oleh Ustadz Moh Toha Mahsun, SS. sebagai penguji dari Pesantren Al-Quran Nurul Falah Surabaya dengan 4 materi terdiri dari: Fashohah, Tartil, Tajwid, dan Ghorib. Murid membaca Al-Quran dari surat Al Humazah sampai surat An-Nass secara bersama-sama, dan dilanjutkan dengan Doa Khotmil Qur’an,” ungkap Moch. Dimyati, Ama, Pd, sebagai ketua panitia pelaksana.
Begitu juga dengan murid yang mengikuti Tasmi Tahfid. Mereka diuji materi terdiri dari: sambung ayat mulai surat An Naas An-Naba untuk juz 30, mulai dari surat Al-Mulk untuk juz 29, mulai surat Al Mujadilah juz 28 dan surat Al Baqarah juz 1 secara acak.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung Kota Surabaya H. Suri Marzuki, SE memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia lebih suka memanggil hadirin sebagai Wali Santri bukan Wali Murid karena suasana acara seperti acara pesantren.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan pencerahan buat kita semua agar Al Qur’an menjadi pedoman yang tidak hanya sekedar dibaca tetapi hanya dipahami dan diamalkan, semoga anak-anak ku semua menjadi generasi penerus, generasi Qur’ani yang siap menuju Indonesia Emas sesuai dengan tema yang diangkat dalam kegiatan ini,” seru Abah Suri, panggilan akrabnya.
Pada kesempatan yang sama Kepsek SDM Limas Mationo, M.A menyampaikan selamat dan sukses generasi Limas profil generasi Qur’ani semoga anak-anak sebagai penerus yang bisa membanggakan orang tua, guru dan karyawan SDM Limas, dan masyarakat serta bangsa yang berdasarkan Al Qur’an.
“Kegiatan ini merupakan jembatan awal menuju generasi emas berlandaskan pada Al Qur’an dan Al Hadits, diharapkan bisa menghafal dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” seru ustadz Yono, panggilan akrabnya sambil tersenyum.
Sesuai rundown acara pada saat pengukuhan sekaligus prosesi Imtihan sejumlah 99 peserta dibacakan juga peserta terbaik, yaitu kategori Imtihan terbaik diperoleh:
1. Kania Azzahra Zelda : 86
2. Sonya Mikayla Aryani : 85
3. Naomi Khaira Azzahra : 82
Sedangkan Tahfidz Tasmi’ terbaik:
1. Nur Muthiah Al Ghoziyah : 94
2. Uwais Alqorni Makarim : 93
3. Sara Khaireen Gumilar : 90
Selanjutnya ada pesan dan kesan sebagai perwakilan Wali murid disampaikan oleh Ibunda Kania yang bernama Yudya Sukma Pramesti SE. Dia memberikan aplaus dan mengucapkan terimasih kepada ustadz dan ustadzah SDM Limas atas bimbingan kepada putra putrinya.
“Kami bersyukur bisa sekolah di SDM Limas sebagai Sekolah Inspiratif, dan juga bersyukur sekali kepada Allah Subhanallahu Wataala karena diberikan ustadz dan ustadzah guru anak kami yang mendidik dengan penuh ketulusan hati, sehingga bisa belajar Al Qur’an dengan baik hingga wisuda ini,” seru ibu Yudya, panggilan akrabnya.
Sedangkan kesan-pesan peserta diwakili Ananda Mafela Deadema Mahestri. Ia mengucapkan terimakasih kepada ustadz dan ustadzah yang membimbing dan mengarahkan
“Sehingga dapat meraih prestasi dalam proses pembelajaran membaca dan menghafal Al Qur’an, kami mohon maaf jika ada khilaf selama ini, dan terimakasih kepada kedua orang tua kami yang telah memberikan do’a dan dukungannya,” celoteh Mafela panggilan akrabnya.
Mengakhiri acara, Sufyan Tsauri, M.PdI membacakan do’a. “Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanallahu Wataala… karena kegiatan ini bisa berjalan tertib dan lancar sesuai harapan kita bersama, kedepannya semoga pembelajaran Al Qur’an tetap bisa eksis dan semakin maju… Semoga berkah dan sehat walafiat semua… Aamiin ya Robbal Aalamiin.”Do’a ustadz Sufyan panggilan akrabnya. (ali shodiqin)
