”Debt is anxiety at night and humiliation during the day. Don’t let it become a shackle that locks the gates of heaven for you.”
“(Utang adalah kegelisahan di malam hari dan kehinaan di siang hari. Jangan biarkan ia menjadi belenggu yang mengunci pintu surga bagimu).”
Utang bukan sekadar urusan finansial di dunia, melainkan beban moral yang terbawa hingga ke akhirat. Dalam Islam, menunda pembayaran utang padahal mampu adalah sebuah kezaliman. Membiarkannya hingga ajal menjemput tanpa penyelesaian dapat menghalangi seseorang untuk masuk ke dalam surga.
Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَٱكْتُبُوهُ ۚ…
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya…” (QS. Al-Baqarah: 282).
Ayat ini menekankan bahwa utang adalah amanah yang besar. Para mufasir menjelaskan bahwa perintah menuliskan utang bertujuan agar tidak terjadi sengketa di kemudian hari serta sebagai pengingat bagi ahli waris.
Jika utang tidak tercatat dan tidak terbayar, hal itu akan menjadi tuntutan di hadapan Allah yang dapat menggerus pahala kebaikan seseorang di akhirat kelak.
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ “نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ”
Artinya:
“Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung karena utangnya sampai utang tersebut dilunasi.“;(HR. Tirmidzi No. 1078).
Hadis ini memberikan pelajaran bahwa meskipun seseorang mati syahid sekalipun, urusannya belum benar-benar tuntas sebelum utangnya dilunasi.
Oleh sebab itu, jangan pernah meremehkan sekecil apa pun utang yang kita miliki. Pastikan setiap pinjaman tercatat dengan baik dan ahli waris mengetahui keberadaannya. Segeralah melunasi selagi napas masih di kandung badan, agar kita dapat menghadap Sang Khalik dalam keadaan ringan, tanpa beban tanggungan kepada sesama manusia.
Semoga bermanfaat.
