Cinta Dunia Adalah Pangkal Segala Kesalahan

Cinta Dunia Adalah Pangkal Segala Kesalahan
*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Ungkapan “cinta dunia adalah pangkal segala kesalahan” atau “hubbud dunya” merupakan induk segala dosa”, merujuk pada sebuah hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang diriwayatkan oleh Baihaqi.

Konsep ini menjelaskan bahwa kecintaan berlebihan terhadap duniawi (harta, jabatan, kesenangan) dapat mengarahkan seseorang pada perbuatan maksiat, melupakan tujuan hidup sebenarnya, dan menimbulkan berbagai masalah moral seperti korupsi, keserakahan, hingga permusuhan.

Firman Allah,

اِعْلَمُوْۤا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَا خُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَا ثُرٌ فِى الْاَ مْوَا لِ وَا لْاَ وْلَا دِ ۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّا رَ نَبَا تُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰٮهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطٰمًا ۗ وَفِى الْاٰ خِرَةِ عَذَا بٌ شَدِيْدٌ ۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَا نٌ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَا عُ الْغُرُوْرِ

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.
(QS Al-Hadid: Ayat 20)

Mengapa cinta dunia dianggap pangkal segala kesalahan?
Menjadikan dunia sebagai tujuan akhir, seseorang yang terlalu mencintai dunia akan menjadikan dunia sebagai satu-satunya tujuan hidup, sehingga melupakan tujuan utama penciptaan manusia yaitu untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mencintai dunia berarti mengagungkan sesuatu yang sangat rendah dan hina di sisi Allah, yang hal itu merupakan dosa besar.

Dunia seharusnya menjadi sarana untuk meraih akhirat, bukan tujuan utama. Jika dunia dijadikan tujuan, maka sarana akan berubah menjadi tujuan, yang berakibat pada pembalikan arah hidup.

Kecintaan berlebihan terhadap dunia melahirkan bebagai penyakit hati lain, seperti kekikiran, keserakahan, dan kufur nikmat, yang semuanya mengarah kepada dosa dan kerusakan.

Dengan hati yang terpaut pada dunia, seseorang akan terhalang untuk menjalankan ibadah dan kewajiban agamanya secara penuh.

Implikasi dari cinta dunia
1) Melupakan akhirat,
Fokus pada kesenangan dunia menyebabkan seseorang lalai terhadap kehidupan akhirat yang abadi.
2) Melakukan kejahatan,
Demi meraih dunia, seseorang bisa melakukan kejahatan seperti korupsi, menipu, atau merugikan orang lain.
3) Menjadi target fitnah,
Ulama juga mengingatkan bahwa cinta dunia dapat menjauhkan seseorang dari kebaikan dan mengarahkan pada keburukan.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Search