Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, diputuskan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M
Untuk menyambut Ramdan 1447 H, setidaknya bagi Madrasah / Sekolah melaksanakan pembekalan dengan materi seputar Ramadan dan diantaranya adalah penguatan hafalan doa menyambut Ramadan atau awal Ramadan.
Bagi Madrasah / Sekolah hal ini harus menjadi perhatian, lebih lebih lembaga pendidikan Muhammadiyah
Doa Awal Ramadan
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Artinya: “Ya Allah, tampakkanlah hilal ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.”
Makna Doa
* Keberkahan & iman: memohon agar bulan baru (Ramadhan) datang dengan membawa kebaikan dan memperkuat iman.
* Keselamatan & Islam: memohon agar kita diberi perlindungan dan tetap teguh dalam Islam.
* Pengakuan tauhid: menegaskan bahwa segala sesuatu, termasuk hilal, tunduk kepada Allah sebagai Tuhan semesta alam.
Nilai Pendidikan untuk Siswa
* Syukur & Gembira: Ramadan adalah hadiah Allah, maka doa ini menumbuhkan rasa syukur.
* Iman & Islam: Menguatkan keyakinan bahwa Ramadan adalah momentum memperkokoh iman.
* Keselamatan: Mengingatkan siswa agar menjaga diri dari perbuatan yang merusak ibadah.
* Tauhid: Menegaskan bahwa segala sesuatu tunduk kepada Allah, termasuk pergantian bulan. (*)
