Tim dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Lansia Berdaya, Sehat Sejahtera” di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 29 ibu-ibu lansia dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Mulyorejo melalui kolaborasi erat dengan Daycare Lansia PCA Mulyorejo.
Program ini hadir sebagai respons atas tantangan pertambahan usia yang diiringi penurunan fungsi kognitif, kondisi fisik, serta perubahan psikologis pada lansia.

Aksi sosial ini merupakan wujud penguatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Baitul Arqam Dosen UMSURA yang digawangi oleh tim lintas disiplin ilmu, meliputi dr. Imam Suyuthi, Sp.An-Ti, Haqiqi Rafsanjani, M.SEI., Ratna Agustin, S.Kep., Ns., M.Kep., Aryunani, SST., M.Kes., dan Dr. Iffah Rosyiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Anggota tim pelaksana, Haqiqi Rafsanjani menyampaikan, program ini adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), khususnya dalam mengimplementasikan prinsip ta’awun atau tolong-menolong serta dakwah pencerahan.
Menurutnya, memuliakan dan mendampingi lansia agar tetap berdaya serta sejahtera merupakan bagian tak terpisahkan dari ibadah dalam lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi, pembukaan resmi, dan penyampaian materi edukasi interaktif mengenai stimulasi kognitif serta kesejahteraan psikologis.
Narasumber edukasi, Dr. Iffah Rosyiana, menjelaskan pentingnya menjaga keaktifan daya pikir pada usia lanjut guna mencegah penurunan fungsi otak serta menjaga kualitas hidup lansia. Ia menekankan, stimulasi kognitif dapat dilakukan secara mudah melalui kegiatan harian seperti membaca, menceritakan kembali pengalaman masa lalu, permainan pengasah otak sederhana, serta aktif berinteraksi dengan keluarga dan komunitas.
Selain itu, peserta dibekali pemahaman pentingnya pengelolaan emosi agar tidak ragu menyampaikan keluhan emosional maupun fisik kepada orang terdekat.
Setelah mendapatkan pemahaman teori dan psikologis, seluruh peserta mengikuti alur layanan pemeriksaan kesehatan fisik, konsultasi medis personal, hingga penerimaan resep dan pengobatan gratis secara menyeluruh.
Tim medis yang terdiri dari dr. Imam Suyuthi, Ratna Agustin, dan Aryunani melakukan asesmen kondisi fisik secara cermat serta menyalurkan obat-obatan sesuai kebutuhan peserta.
Dalam sesi pemeriksaan, Ratna Agustin menekankan pentingnya pemantauan tanda-tanda vital secara berkala untuk memetakan risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes, sehingga deteksi dini dapat membantu keluarga menentukan perawatan harian yang tepat di rumah.
Melengkapi aspek kesehatan fisik, Aryunani menambahkan, kesehatan lansia sangat dipengaruhi oleh pemenuhan gizi seimbang yang mudah dicerna namun kaya nutrisi, dipadukan dengan aktivitas fisik harian yang terkontrol agar sendi dan otot tetap fleksibel serta terhindar dari komplikasi.
Sementara itu, Direktur RS Muhammadiyah Gresik sekaligus Dosen UMSURA dr. Imam Suyuthi menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk integrasi nyata antara pengabdian akademis dan pelayanan kesehatan langsung. Melalui keterpaduan layanan kesehatan mental, kognitif, dan fisik, program ini diharapkan dapat mendorong para lansia PCA Mulyorejo untuk tetap sehat, mandiri, dan bahagia di usia senja. (haqiqi rafsanjani)
