Ilmu yang Menghidupkan Hati #2

Ilmu yang Menghidupkan Hati #2
*) Oleh : Hanif Asyhar, M. Pd, C.H, C.Ht
Trainer Spiritual Healthy Parenting dan Konsultan Pengembangan Pendidikan
www.majelistabligh.id -

Hati manusia layaknya tanah, ia bisa menjadi gersang, mati, keras, subur, hidup dan lembut. Hati yang mati adalah hati yang tidak lagi mengenal Allah SWT, mengabaikan syariatNya dan terpenjara oleh syahwat duniawi.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Hadid ayat 17.

اِعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ يُحْيِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ ۝١٧

Ketahuilah bahwa Allah menghidupkan bumi setelah matinya (kering). Sungguh, telah Kami jelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) agar kamu mengerti. ( QS. Al Hadid : 17 ).

Hal ini menunjukkan bahwa sama halnya seperti air hujan itu dapat menghidupkan tanah yang telah gersang, maka Allah SWT mampu menghidupkan hati yang keras atau mati menjadi lembut dan khusyuk dengan membaca Al Qur’an dan zikir.

 Ciri-ciri Ilmu yang Menghidupkan Hati

  1. Bersumber dari wahyu yakni Al Qur’an dan sunnah Nabi SAW bukan sekedar logika duniawi Semata.
  2. Menumbuhkan rasa tunduk dan cinta kepada Allah SWT.
  3. Mendorong amal nyata dan akhlak yang baik

Tanda-tanda Hati yang Hidup karena Ilmu

  1. Mudah menerima kebenaran meskipun datang dari siapapun.
  2. Tidak sombong atas pengetahuan tetapi semakin rendah hati
  3. Selalu haus akan ilmu dan nasihat.
  4. Merasakan ketenangan dalam ibadah dan zikir
  5. Menjadi sumber kebaikan dari orang lain.

Bahaya Ilmu tanpa Hati

Ilmu tanpa hati diibaratkan lampu tanpa cahaya, nampak terang di luar tapi gelap di dalamnya. Maka Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita melalui sabdanya tentang doa berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak pernah merasa cukup (puas), dan dari doa yang tidak dikabulkan.”. (HR. Muslim No. 2722 ).

Baca juga: Ilmu yang Menghidupkan Hati #1

Oleh karena itu kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW harus berusaha untuk mempraktekkan doa perlindungan yang telah diajarkan oleh beliau, agar kita senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT akan empat hal diatas salah satunya adalah dilindungi dari ilmu yang tidak bermanfaat. Ilmu yang tidak diamalkan dan tidak bermanfaat itu ibarat pohon yang tidak berbuah.

 Cara Menumbuhkan Ilmu yang Menghidupkan Hati

  1. Meluruskan niat yakni menuntut ilmu untuk mencari ridha Allah SWT semata, bukan karena dunia.
  2. Mendekatkan diri dengan Al -Qur’an; karena Al-Qur’an merupakan sumber ilmu dan sebagai penenang hati.
  3. Amalkan setiap ilmu yang dipelajari.
  4. Hadir di majelis ilmu dengan adab dan kerendahan hati
  5. Bersihkan hati dari sifat iri, sombong dan riya’.

Ilmu yang menghidupkan hati bukanlah yang banyak teorinya semata, melainkan yang dapat mengubah diri kita menjadi lebih taat dan berakhlak mulia. Selanjutnya kita berdoa semoga ilmu yang telah kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat menuntun kita menuju cahaya petunjuk Allah SWT. Aamin Yaa Rabb. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search