LAZISMU Kalteng Ambil Bagian dalam Rakernas 2026, Perkuat Tata Kelola dan Gerakan Filantropi

LAZISMU Kalteng Ambil Bagian dalam Rakernas 2026, Perkuat Tata Kelola dan Gerakan Filantropi
www.majelistabligh.id -

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Kalimantan Tengah (Kalteng) ambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAZISMU Tahun 2026 yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 2–8 November 2026.

Sebelum Rakernas berlangsung, LAZISMU telah menggelar Pra-Rakernas secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat–Sabtu (23–24/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh LAZISMU se-Indonesia, termasuk LAZISMU Kalteng.

Dalam Pra-Rakernas tersebut disampaikan bahwa total penghimpunan dana LAZISMU secara nasional selama Januari–September 2026 mencapai Rp825.083.503.775. Sementara itu, target penghimpunan LAZISMU se-Provinsi Kalteng pada 2026, berdasarkan hasil Rakernas LAZISMU di Kalimantan Selatan (Kalsel), ditetapkan sebesar Rp1.345.344.968.

Alhamdulillah, capaian penghimpunan LAZISMU se-Kalteng selama Januari–September 2026 telah mencapai Rp1.626.337.748 atau 120,89 persen dari target. Capaian ini menunjukkan bahwa LAZISMU di seluruh wilayah Kalteng terus berupaya menghadirkan dampak berkelanjutan, baik melalui penghimpunan maupun pendayagunaan dana ZISKA.

LAZISMU Kalteng membutuhkan arah kebijakan nasional yang adaptif terhadap karakteristik wilayah. Dukungan tersebut mencakup penyediaan modul program, penguatan administrasi dan digitalisasi program, pendampingan amil, serta pola kemitraan yang mampu mendorong keterlibatan majelis dan lembaga.

Pra-Rakernas menjadi kesempatan bagi LAZISMU Kalteng untuk menyampaikan kondisi riil wilayah sekaligus memperkuat komitmen agar LAZISMU terus hadir dan memberikan dampak berkelanjutan di tengah masyarakat.

Ketua LAZISMU Kalteng, Muhammad Fitriani, menyampaikan bahwa Rakernas LAZISMU Tahun 2026 merupakan ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi nasional dalam bidang kelembagaan, keuangan, penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana yang berdampak serta berkelanjutan. Selain itu, Rakernas juga menjadi forum untuk merumuskan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2027.

“Tujuan (visi) besar ini yang terus LAZISMU Kalteng dorong agar LAZISMU menjadi lembaga Filantropi (ZISKA) dan dana kedermawanan yang terpercaya (trust), berdampak, berkelanjuran dalam merentas kemiskinan, dan mampu memberi solusi, untuk umat,” ujarnya.

Muhammad Fitriani menegaskan, terdapat sejumlah sasaran (misi) yang terus digaungkan LAZISMU Kalteng dalam perhelatan Rakernas tersebut.

Pertama, memperkuat kolaborasi nasional dalam tata kelola kelembagaan dan penguatan kapasitas amil profesional, penghimpunan, serta pendayagunaan dana yang melibatkan majelis dan lembaga hingga akar rumput melalui wilayah, daerah, cabang, dan ranting secara berkelanjutan.

Kedua, mengembangkan tata kelola organisasi yang tertib, modern, dan berbasis digital. Ketiga, memperluas gerakan dakwah, literasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keempat, memperkuat jejaring dan kemitraan strategis dengan persyarikatan, pemerintah, sektor pendidikan, kesehatan, serta masyarakat sipil. Kelima, memastikan setiap program nasional memiliki panduan teknis yang sederhana, terukur, dan dapat dilaksanakan oleh seluruh wilayah sesuai kemampuan serta kondisi lokal masing-masing.

“LAZISMU Kalteng ke depan semakin kokoh, menggembirakan, inklusif, dan membumi; hadir bersama semua majelis dan lembaga, dan masyarakat luas. Sejalan dengan tema Rakernas LAZISMU penguatan tata kelola yang terintegrasi menuju filantropi Islam yang berdampak dan berkelanjutan,” tegasnya.

LAZISMU Kalteng menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menyukseskan Rakernas LAZISMU Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Selanjutnya, hasil-hasil Rakernas akan ditindaklanjuti dengan menyesuaikan konteks, karakteristik, dan kebutuhan wilayah Kalimantan Tengah. (mf)

 

Tinggalkan Balasan

Search