Masjid Al Muttaqien Nganjuk Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Masjid Al Muttaqien Nganjuk Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah
www.majelistabligh.id -

Menjawab kebutuhan masyarakat terhadap tenaga pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan tuntunan Islam atau Modin Muhammadiyah (ModinMu), Masjid Al Muttaqien Nganjuk menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah, Ahad (18/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula masjid yang berlokasi di Jalan P. Sudirman, Nganjuk itu diikuti oleh jamaah Masjid Al Muttaqien mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Pelatihan tersebut dipandu oleh Ustaz Aditya Candra, ST, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)Nganjuk. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan jamaah dalam mengurus jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam dan keputusan Majelis Tarjih Muhammadiyah. Pelatihan ini juga menjadi upaya menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kader yang memiliki kompetensi dalam pemulasaraan jenazah.

Ustaz Aditya Candra mengatakan, tingginya antusiasme jamaah terhadap kebutuhan tenaga modin Muhammadiyah menjadi salah satu pendorong terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat kini semakin peduli terhadap pentingnya pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan putusan Tarjih Muhammadiyah.

“Antusiasme jamaah akan kebutuhan Modin Muhammadiyah mendorong mereka untuk menggelar pelatihan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung. Panitia menyiapkan sejumlah perlengkapan, antara lain manekin sebagai peraga jenazah, tikar, kain kafan, serta peralatan pendukung lainnya. Dengan metode praktik tersebut, peserta diharapkan mampu memahami setiap tahapan pemulasaraan jenazah secara lebih terarah dan benar.

Salah satu peserta, Suyitno, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut karena memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman praktik secara langsung.  Keterampilan pemulasaraan jenazah sangat dibutuhkan agar jamaah dapat berperan aktif membantu masyarakat ketika ada warga yang meninggal dunia. “Alhamdulillah, mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan jamaah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MUDINMU bersama jamaah Masjid Al Muttaqien Nganjuk berharap semakin banyak kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemulasaraan jenazah. Pelatihan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperkuat pelayanan keagamaan di tengah masyarakat, sehingga kebutuhan terhadap tenaga pemulasaraan jenazah dapat dipenuhi dengan lebih baik, terampil, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. (m roissudin)

 

Tinggalkan Balasan

Search