Observasi Bumi

Observasi Bumi
*) Oleh : Masroin Assafani
Wakil Ketua PDM Lamongan
www.majelistabligh.id -

Tuhan Allah Swt menggelar bumi untuk kemanfaatan total bagi manusia. Disilahkan untuk dijelajahi dengan bebas, untuk diambil apapun yang ada sampai di ujung, sudut-sudutnya, bahkan dengan bahasa observasi.

Observasi adalah kegiatan pengamatan dan pencatatan secara langsung dan sistematis terhadap suatu objek, keadaan, atau fenomena di lapangan untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَ رْضَ ذَلُوْلًا فَا مْشُوْا فِيْ مَنَا كِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖ ۗ وَاِ لَيْهِ النُّشُوْرُ

Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahi lah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 15)

Kandungan Ayat
1. “Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi
2. Maka jelajahilah di segala penjurunya
3. dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya.
4. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”

Pelajaran yang dapat kita ambil ;

– Bahwa dunia ini diciptakan Allah untuk dijelajahi dan diambil manfaatnya, yaitu dan makanlah dari sebagian rizekinya.
– silahkan observasi namun harus dengan kemanfaatan bukan merusaknnya.
– Ambil dari dunia ini dengan kesalehan bukan dengan keserakahan.

Maka mengobservasi bumi dibutuhkan ketertiban dan panduan yang indah.

Dengan demikian harus memerankan diri sebagai makhluk yang profesional dengan tata keloka yang bagus diantaranya ;

A. Ciri-Ciri Observasi Objektif;
1. Berdasarkan fakta yang ada di lapangan tanpa dipengaruhi oleh pendapat pribadi.
2. Faktual: Data yang diambil benar-benar terjadi dan nyata.
3. Sistematis: Dilakukan secara terencana, berurutan, dan mengikuti kaidah pengamatan tertentu.

B. Tujuan Observasi
1. Mendapatkan data dan informasi valid yang dibutuhkan untuk sebuah penelitian.
2. Memahami perilaku manusia, proses kerja, atau gejala alam secara langsung.
3. Menarik kesimpulan atau menyusun laporan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan.

C. Jenis-Jenis Observasi
1. Observasi Partisipatif: Pengamat atau peneliti ikut terlibat langsung dalam kegiatan yang sedang diamati.
2. Observasi Non-Partisipatif: Pengamat hanya mengamati dari jauh tanpa ikut serta dalam kegiatan objek yang diteliti.
3. Observasi Sistematis: Pengamatan yang sudah ditentukan kerangka, faktor, dan rubriknya secara terinci sejak awal

Sedikit gambaran diatas maka akan melahirkan arah dalam mengelola bumi.

Ambil manfaatnya jangan nerusaknya, karena kita bagaimanapun akan kembali kepada-Nya.
Semoga manfaat.

Tinggalkan Balasan

Search