Peringati Hari Santri Nasional, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya Serukan Tobat Ekologis

Peringati Hari Santri Nasional, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya Serukan Tobat Ekologis
www.majelistabligh.id -

Momen peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, dimaknai dengan cara yang mendalam dan berbeda oleh SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya. Menghadapi musim kemarau panjang yang berdampak luas, seluruh elemen sekolah menggelar Salat Istisqa (salat minta hujan) di halaman sekolah, menindaklanjuti instruksi dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya.

Pelaksanaan Shalat Istisqa ini berlangsung khusyuk. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam shalat tersebut adalah Ustadz Nur Holik.Dalam khutbahnya, Ustadz Nur Holik mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Peringati Hari Santri Nasional, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya Gelar Shalat Istisqa dan Serukan Tobat Ekologis
Peringati Hari Santri Nasional, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya Gelar Shalat Istisqa dan Serukan Tobat Ekologis. (dok)

Ia menyoroti fenomena perubahan iklim dan krisis lingkungan hidup yang saat ini terjadi tidak lepas dari campur tangan serta keserakahan manusia. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41. Lebih lanjut, beliau memaparkan bagaimana musibah kekeringan telah mengganggu sektor pertanian serta mengancam keberlangsungan hidup manusia dan hewan.

“Kekeringan yang melanda, pertanian yang terganggu, serta ancaman terhadap kehidupan ekosistem saat ini adalah teguran bagi kita. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Ar-Rum ayat 41, kerusakan alam tidak lepas dari ulah tangan manusia. Oleh karena itu, mari kita sama-sama melakukan muhasabah massal, menjauhi perbuatan-perbuatan dosa, dan memohon ampun dengan melakukan tobat dari dosa-dosa ekologis yang telah kita perbuat terhadap bumi Allah,” tegas Ustadz Nur Holik dalam kutipan khutbahnya.

Kegiatan spiritual dan kepedulian lingkungan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustadz Banjar. Beliau menilai pelaksanaan Shalat Istisqa yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional ini memberikan makna ganda, yakni sebagai bentuk ikhtiar memohon rahmat hujan sekaligus penegasan peran santri dalam menjaga kelestarian bumi.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Shalat Istisqa pada pagi hari ini. Harapannya, semoga Allah SWT segera mengijabah doa kita dengan menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan, bukan hujan yang membawa musibah,” ungkap Ustadz Banjar.

Lebih jauh, beliau menekankan relevansi kegiatan ini dengan spirit kesantrian.

“Bertepatan dengan Hari Santri Nasional ini, kami berharap para santri menyadari bahwa peran mereka bukan hanya mengaji dan memahami kitab, tetapi juga menjadi pelopor penjaga peradaban, termasuk menjaga kelestarian alam. Jadikan momen ini untuk lebih mencintai lingkungan dan berkomitmen tidak mengulangi dosa-dosa ekologis di masa mendatang,” tutupnya.

Melalui kegiatan di Hari Santri Nasional ini, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya berharap kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kelestarian alam semakin meningkat, seiring dengan ketaatan spiritual dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. (didik hermawan)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search