Perjuangan Hidup si Kupu-kupu

Perjuangan Hidup si Kupu Kupu
*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis Senior & Aktivis Muhammadiyah.
www.majelistabligh.id -

Ada seorang anak laki laki sedang memperhatikan sebuah kepompong…

Di dalamnya ada kupu kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong.
Kelihatannya begitu sulitnya….

Sampai Si anak laki laki tersebut merasa kasihan pada kupu kupu dan berpikir cara untuk membantu si kupu kupu agar bisa keluar dengan mudah.

Akhirnya si anak laki laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu kupu bisa segera keluar dari sana.

Alangkah senang dan leganya si anak laki laki itu. Tetapi apa yang terjadi…??

Si kupu kupu memang bisa keluar dari sana, tetapi kupu² tersebut tidak dapat terbang, hanya dapat merayap, apa sebabnya ??

Ternyata bagi seekor kupu kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan di dalam tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang.  Tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu kupu yang hanya dapat merayap.

Kadangkala, niat baik kita, belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik.
Sama seperti pada saat kita mengajari anak kita.
Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri.

Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitas, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya, mereka justru menjadi KUAT.

Demikian juga pada saat kita sedang harus berjuang menghadapi sesuatu, jangan mengharapkan bantuan orang lain, berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuanmu.

Hidup penuh dengan PERJUANGAN…, supaya “SAYAP” kita bisa terbentang dengan sempurna, untuk kita pakai “TERBANG”, melewati masalah kita.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad.

Yaa Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu kebangkitan bagi semua makhluk.

Yaa Allah, sungguh aku meminta kepadaMu dengan cahaya wajahMu yang langit dan bumi bercahaya karenaNya agar Engkau menjadikan aku dalam pemeliharaanMu, pengawasanMu, dan di bawah penjagaanMu

Robbana Taqobbal Minna. (*)

Tinggalkan Balasan

Search