Jangan pernah yakin bahwa kemampuan kita lebih tinggi dari ketetapan Allah.
“Dan kalian tidak akan mampu berkehendak kecuali jika Allah menghendakinya.”
(QS. At-Takwir: 29)
Kita berusaha hanya karena itu kewajiban, bukan penentunya, maka selanjutnya kita tetap harus menyerahkannya kepada Allah atas hasil akhir, inilah bentuk keimanan dan Itulah yang membuat hati tenang, meski tak selalu menang.
Coba lihat di sekitar kita,..
Banyak bukan yang telah berusaha sekuat tenaga, telah melakukan segala cara, telah mengalirkan keringat sekian deras, telah melangitkan segala doa, namun juga gagal ?
Maka jangan terlalu percaya diri, merasa mampu, merasa kuasa, bisa mengatur segalanya, merasa kerja keras pasti membuahkan hasil, merasa kuat pasti akan menang, merasa pintar pasti akan sukses, merasa memiliki segalanya pasti unggul.
Ingatlah bahwa kita ini hamba, untuk membuat satu semut kecil pun kita tak mampu, untuk menjamin esok pagi kita pasti bangun pun tak bisa.
Bahkan kita bisa mengerjakan berbagai amal shalih dan meninggalkan maksiat, itu semua bukan semata-mata karena hebatnya kita, Tapi karena Allah yang memudahkan kita.
Maka sebagai seorang hamba, semestinya kita harus senantiasa mengingat Allah, merasa butuh kepada Allah, memohon kepada Allah dan takut kepada Allah.
Karena itu adalah sumber ketenangan, kekuatan, pertolongan dan tanpa Allah kita bukan siapa siapa
In syaa Allah, Allah Wa Ta’ala melimpahkan anugerah ampunan, kesehatan, rahmat, rizqi, hidayah, bimbingan, ridha dan lindungan Nya pd kita semua serta mengijabah, semua doa doa kita. Barakallaahu…
In syaa Allah bermanfaat.
