Seni Introspeksi: Mengapa Sibuk Menilai Orang Lain?

Seni Introspeksi: Mengapa Sibuk Menilai Orang Lain?
*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S.Pd. K. Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang
www.majelistabligh.id -

“Be busy with your own shortcomings, then you won’t have time to look for other people’s faults.”
“(Sibuklah dengan kekuranganmu sendiri, maka kamu tidak akan memiliki waktu untuk mencari-cari kesalahan orang lain).”

Menilai kekurangan orang lain sering kali menjadi pelarian agar kita tidak perlu melakukan introspeksi jujur pada diri sendiri. Kebiasaan ini biasanya berakar dari rasa iri atau upaya semu untuk merasa lebih unggul. Padahal, fokus pada perbaikan diri adalah kunci menjaga kesehatan mental dari racun penyakit hati.

Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Hasyr: 18)

Ayat ini adalah perintah tegas untuk muhasabah. Fokus utama seorang mukmin adalah mempersiapkan bekal diri sendiri, bukan mengurusi dosa orang lain. Rasulullah SAW juga bersabda:
مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ
Artinya:
Di antara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi No. 2317 dan Ibnu Majah No. 3976)

Mencampuri urusan orang lain yang tidak bermanfaat adalah tanda rendahnya kualitas keberagamaan. Menilai orang lain hanya memuaskan ego sesaat, namun memperbaiki diri memberikan kedamaian abadi.

Kita hanya akan dimintai pertanggungjawaban atas amal sendiri, bukan amal orang lain. Hati yang tenang adalah hati yang lebih sibuk memperbaiki lubang di rumahnya sendiri daripada menghitung retak di dinding tetangga.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search