“Make the Shari’a a map, and your love for God as a compass. Then, wherever you go, God’s protection will be your protector from all dangers, both in the world and the hereafter”
“(Jadikan syariat sebagai peta, dan cintamu kepada Allah sebagai kompas. Maka, ke mana pun kau pergi, perlindungan Allah akan menjadi pelindungmu dari segala bahaya, baik di dunia maupun akhirat)”
Cara pandang kita terhadap hukum syariat harus diubah. Ketika ada kewajiban, jangan anggap itu beban, melainkan hadiah. Di baliknya ada keistimewaan dan rahmat besar, seolah Allah yang Maha Sayang “memaksa” kita meraih kebaikan itu. Allah Swt berfirman,
يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ
Artinya:
“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (Qs. Al-Baqarah: 185)
Ayat di atas menegaskan bahwa Allah SWT menghendaki kemudahan bagi umat-Nya, bukan kesukaran.
Demikian pula dengan larangan seperti zina atau mabuk. Pahami bahwa di balik setiap larangan tersembunyi bahaya dan mudharat yang fatal bagi hidup kita. Konsekuensi dosa bukanlah hukuman, melainkan peringatan keras: “Jangan sampai kamu celaka.” Itu wujud kasih sayang Allah yang ingin menjaga kita dari penderitaan dan masalah.Rasulullah saw bersabda,
عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Artinya:
“Dari Abu Hamzah Anas bin Malik , pembantu Rasulullah SAW, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari No. 13 dan Muslim No. 45)
Makna hadis ini adalah pentingnya rasa empati, kasih sayang, dan keikhlasan terhadap sesama, di mana kita diharapkan untuk berbagi kebahagiaan dan kebaikan dengan orang lain sebagaimana kita menyukai kebaikan itu ada pada diri sendiri.
Jadi, seluruh syariat adalah cerminan kasih sayang Allah yang menjaga kita. Jangan lihat sebagai beban, tapi sebagai penjagaan agar kita selalu dalam kebaikan dan keselamatan sejati.
Semoga bermanfaat.
