Tujuh Keutamaan Takwa dalam Kehidupan Seorang Muslim

Tujuh Keutamaan Takwa dalam Kehidupan Seorang Muslim
*) Oleh : M. Mahmud, M.Pd.I
Ketua PRM kandangsemangkon Paciran Lamongan.
www.majelistabligh.id -

Takwa adalah fondasi utama dalam ajaran Islam yang menjadi tolok ukur kemuliaan seorang hamba di hadapan Allah SWT. Secara bahasa, taqwa berarti memelihara atau menjaga diri. Adapun secara istilah, taqwa ditafsirkan sebagai bentuk ketaatan dengan menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Seseorang yang senantiasa memelihara ketakwaan dalam hatinya akan memperoleh berbagai keutamaan dan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Berikut adalah keutamaan-keutamaan taqwa yang dijanjikan oleh Allah SWT:

1. Orang yang Bertaqwa Adalah Orang yang Beruntung
Keberuntungan sejati bukanlah diukur dari melimpahnya harta benda atau tingginya jabatan, melainkan dari derajat ketakwaan. Allah SWT menjamin bahwa hamba-Nya yang bertaqwa akan meraih kemenangan dan keberuntungan yang hakiki.
وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
“Bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.” (QS. Al-Baqarah: 189)

2. Orang yang Bertaqwa Diberi Kemampuan Membedakan dan Mengetahui Hakikat Kebenaran
Ketakwaan membuka pintu furqan, yaitu kemampuan dan ilmu untuk membedakan antara yang haq (benar) dan yang bathil (salah). Dengan taqwa, Allah memberikan cahaya ilmu dan petunjuk dalam hati seorang hamba.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ تَتَّقُوا اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّكُمْ فُرْقَانًا وَّيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ
وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan (petunjuk pembeda) dan menghapus kesalahan-kesalahanmu…” (QS. Al-Anfal: 29)

3. Bertakwa Buka Jalan Keluar dari Setiap Permasalahan
Kehidupan tidak lepas dari ujian, kesulitan, dan krisis. Namun, bagi hamba yang konsisten menjaga ketakwaannya, Allah berjanji akan selalu memberikan solusi dan kemudahan atas setiap rintangan yang dihadapi.
وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS. At-Talaq: 2)

4. Bertaqwa Mendapat Rezeki yang Tidak Disangka-sangka
Allah adalah Maha Penjamin rezeki. Bagi orang yang bertaqwa, rezeki tidak hanya datang dari arah yang diperhitungkan secara matematis, melainkan juga melimpah melalui jalan-jalan yang tidak pernah diduga sebelumnya.
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ و
“…dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. At-Talaq: 3)

5. Orang yang Paling Mulia di Sisi Allah Adalah yang Paling Bertaqwa
Islam tidak memandang kemuliaan seseorang berdasarkan nasab, warna kulit, kekayaan, maupun status sosial. Satu-satunya standar kemuliaan yang diakui di hadapan Allah SWT adalah kadar ketakwaan seseorang.
اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13)

6. Bertakwa Menghapus Dosa dan Melipatgandakan Pahala
Setiap manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Melalui ketakwaan, Allah SWT berkenan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu serta memberikan ganjaran pahala yang berlipat ganda atas amal saleh yang dikerjakan.
ذٰلِكَ اَمْرُ اللّٰهِ اَنْزَلَهٗٓ اِلَيْكُمْۗ وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُعْظِمْ لَهٗٓ اَجْرًا
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan melipatgandakan pahala baginya.” (QS. At-Talaq: 5)

7. Bertakwa Memperoleh Perlindungan dan Kebersamaan dari Allah SWT
Keutamaan tertinggi dari takwa adalah pertolongan dan perlindungan khusus (ma’iyyah) dari Allah SWT. Orang yang bertakwa tidak pernah merasa sendiri atau terlantar, sebab Allah senantiasa menyertai dan melindunginya dalam setiap langkah.
اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا وَّالَّذِيْنَ هُمْ مُّحْسِنُوْنَ ࣖ ۔
“Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing hati kita agar tergolong ke dalam hamba-hamba-Nya yang muktaqin, sehingga mampu meraih keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat. (*)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Search