Sebanyak 240 siswa Sekolah Menengah Pertama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (SMP UMP) mengikuti Asesmen Tengah Semester (ATS) Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung selama sembilan hari, mulai 21 hingga 29 September 2026, dengan menerapkan sistem ujian digital di lingkungan sekolah.
ATS diikuti siswa kelas VII, VIII, dan IX. Meski berlangsung secara luring di ruang kelas, seluruh proses asesmen memanfaatkan ekosistem digital melalui portal resmi e-ujian.com/smp_ump.
Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari langkah digitalisasi pembelajaran di SMP UMP. Sekolah tidak hanya menggunakan teknologi untuk mengukur capaian akademik siswa, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana membangun karakter.
Salah satu nilai yang ditekankan dalam pelaksanaan ATS kali ini ialah kejujuran. Setiap siswa menghadapi asesmen dengan mengandalkan kemampuan masing-masing. Beberapa mata pelajaran seperti Matematika dan IPA, juga menggunakan Bahasa Inggris dalam pelaksanaannya sebagai bagian dari integrasi kurikulum nasional dan Cambridge.
Ketua Panitia ATS Ganjil SMP UMP, Mr. Syifa Ul Fuadi, mengatakan pelaksanaan asesmen berjalan dengan lancar. Ia berharap sistem ujian digital dapat mendorong siswa semakin terampil memotivasi diri dan memanfaatkan teknologi secara cerdas.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ATS Ganjil yang diikuti 240 siswa ini berjalan sangat lancar, tertib, dan kondusif,” ungkap Syifa Ul Fuadi.
Menurutnya, hasil asesmen tidak semata-mata menunjukkan capaian dalam bentuk angka. Hasil tersebut juga menjadi gambaran proses belajar sekaligus integritas siswa selama mengikuti ujian.
“Kami berharap melalui sistem ujian online di sekolah ini, para siswa semakin terampil memotivasi diri serta cerdas memanfaatkan teknologi. Hasil ATS ini bukan sekadar cerminan angka, melainkan bukti proses belajar dan integritas anak-anak kita,” katanya.
Selama pelaksanaan ATS, suasana ruang kelas berlangsung tenang. Para siswa tampak berkonsentrasi mengerjakan soal yang telah disiapkan dewan guru. Mereka menggunakan perangkat digital untuk menyelesaikan soal objektif maupun soal yang membutuhkan kemampuan analisis.
Kelancaran pelaksanaan ATS juga tidak lepas dari kesiapan infrastruktur teknologi informasi (IT) SMP UMP. Guru dan staf kependidikan turut mendampingi proses asesmen sejak hari pertama hingga kegiatan berakhir.
Bagi sekolah, hasil ATS menjadi bahan untuk melihat perkembangan belajar setiap siswa secara terukur. Pihak sekolah bersama orang tua dapat memanfaatkan hasil tersebut untuk menentukan langkah berikutnya, baik melalui program pengayaan maupun pendampingan remedial.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan upaya SMP UMP memadukan teknologi dengan proses pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter. Pendekatan tersebut menjadi salah satu bagian dari lingkungan belajar yang ditawarkan sekolah.
Dengan pendekatan tersebut, SMP UMP dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang mempertimbangkan sekolah unggulan di Purwokerto, terutama yang ingin memadukan perkembangan teknologi dengan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Lingkungan pembelajaran yang menggabungkan aspek akademik dan karakter juga menjadi pertimbangan bagi orang dalam memilih sekolah Islam favorit. Informasi mengenai program sekolah dan layanan pendaftaran dapat diakses melalui https://spmb.smpump.sch.id/dashboard_spmb#. (ali ikbar ramadhan)
