Semangat kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia terasa begitu istimewa di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Gadung Surabaya, Ahad (17/8/2025). Upacara pengibaran bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB menjadi momen yang tak terlupakan, terutama berkat sosok pemimpin pasukan yang mencuri perhatian. Adalah Zidan, seorang siswa kelas 5-ICP (International Class Program) dari SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix), tampil memukau dengan suara lantang dan pembawaan yang tegas.
M. Zidan Al-Makkah, nama lengkapnya, bukan hanya sekadar siswa biasa. Lahir di Surakarta pada 25 April 2015, Zidan memiliki segudang bakat yang luar biasa. Ia adalah seorang hafiz Al-Qur’an yang telah menghafal tiga juz, yaitu juz 30, 29, dan 1. Bahkan, ia sedang dalam proses “tasmi” atau setor hafalan juz 2.

Keindahan suaranya saat mengaji sudah tak asing lagi bagi warga sekolah, karena sering terdengar setiap Kamis pagi melalui mikrofon. Selain hafal Al-Qur’an, Zidan juga dikenal memiliki kemampuan berpidato yang sangat baik.
Saat ditanya mengenai perasaannya setelah memimpin pasukan dalam upacara, Zidan menyampaikan kesan mendalamnya.
“Saya merasa sangat bangga karena bisa belajar menjadi seorang pemimpin, terutama dalam momen kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Suaranya yang tegas dan lantang saat memberikan aba-aba membuat seluruh peserta upacara terpana. Di antara hadirin, tampak jajaran penting seperti Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah Wonokromo, Majelis Dikdasmen, Pimpinan Ranting Muhammadiyah, serta seluruh kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa SD, SMP, hingga SMA di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo Surabaya. Namun kehadiran para tokoh itu rupanya tak membuat Zidan grogi.
Kehadiran Zidan sebagai pemimpin upacara tidak hanya membuktikan kemampuannya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan cita-cita mulia menjadi seorang dokter atau ASN di kementerian, Zidan menunjukkan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Penampilannya yang penuh percaya diri menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Muhammadiyah siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. (anisa herwati)
