Di akhirat nanti, yang diputar ulang bukanlah harta, jabatan, atau popularitas kita. Yang akan diperlihatkan adalah setiap langkah, ucapan, pandangan, dan perbuatan yang pernah kita lakukan, bahkan saat tidak ada seorang pun melihatnya.
Karena itu, sebelum Allah memperlihatkan semuanya di hadapan makhluk-Nya, perbaikilah diri mulai hari ini. Jangan menunda taubat, karena penyesalan yang paling menyakitkan adalah ketika kesempatan untuk bertaubat telah berakhir.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَوُضِعَ الْكِتٰبُ فَتَرَى الْمُجْرِمِيْنَ مُشْفِقِيْنَ مِمَّا فِيْهِ وَ يَقُوْلُوْنَ يٰوَيْلَـتَـنَا مَا لِ هٰذَا الْـكِتٰبِ لَا يُغَا دِرُ صَغِيْرَةً وَّلَا كَبِيْرَةً اِلَّاۤ اَحْصٰٮهَا ۚ وَوَجَدُوْا مَا عَمِلُوْا حَا ضِرًا ۗ وَ لَا يَظْلِمُ رَبُّكَ اَحَدًا
“Dan diletakkanlah Kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, “Betapa celaka kami, Kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya,” dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang jua pun.” (QS Al-Kahf 18: 49)
Jadikan hidupmu sebagai amal yang membanggakan, bukan tontonan yang memalukan. Karena setiap rahasia yang tersembunyi hari ini, kelak akan menjadi kenyataan yang disaksikan semua orang.
Selagi pintu taubat masih terbuka, jangan tunggu esok untuk kembali kepada-Nya. Dosa yang disembunyikan manusia belum tentu tersembunyi di hadapan Allah. Sebelum hidupmu diputar ulang di akhirat. Perbaiki yang masih bisa diperbaiki.
Semoga bermanfaat.
