Kabut Asap Karhutla Membara, Rumah Oksigen Muhammadiyah Sigap Layani Warga

Kabut Asap Karhutla Membara, Rumah Oksigen Muhammadiyah Sigap Layani Warga
www.majelistabligh.id -

Merespons semakin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Muhammadiyah terus eksis membantu masyarakat.  Melalui semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR), Pos Komando dan Koordinasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah siaga tanggap darurat bersama LAZISMU, MDMC dan elemen persyarikatan lainnya. Para relawan Muhammadiyah masih terus memberikan layanan untuk warga yang terdampak, diantara dengan rumah oksigen.

Diketahui, per Oktober 2026 Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan penanganan karhutla terluas, mencapai 513,89 hektare.  Terakhir, muncul titik api baru di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Posko Karhutla Kalteng mencatat 5.848 kejadian Karhutla hingga 7 Oktober 2026.

Ketua Pos Koordinasi (Poskor), Inayati Muharini, mengatakan pos komando dan koordinasi masih terus mendata termasuk layanan yang diberikan dalam program Indonesia Siaga.

Dari laporan di lapangan, kata Inayati, Rabu (14/10/2026), selain turut melakukan pemadaman dan pendinginan, pos koordinasi dan pos layanan siap siaga juga melayani rumah singgah oksigen, mobil oksigen, layanan kesehatan lapangan, pembagian masker, dan layanan nutrisi serta edukasi.

Semangat OMOR serta semangat terus bermanfaat memberi solusi di tengah bencana yang dihadapi, memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat. Ia berharap ikhtiar bersama ini menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi seluruh warga.

Relawan Muhammadiyah terdiri dari unsur MDMC Kalteng, LAZISMU Kalteng, Ortom, tenaga AUM serta dari para mitra, Menurut laporan layanan rumah singgah oksigen Muhammadiyah se- Kalteng, mulai dari tanggal 18 Agustus sampai dengan 10 Oktober 2026, berjumlah 793 orang yang berkunjung.

“Rumah oksigen terus disiapkan untuk masyarakat Kalimantan Tengah, diantaranya rumah oksigen PWM Kalteng, beralamat di Jl. RTA Milono atau di komplek perguruan Muhammadiyah buka dari jam 08.00 -16.00 wib, posyan Muhammadiyah Palangka Raya, Jl. Damang Batu, No. 20 A buka 24 jam, posyan APHI – MDMC Kalteng, Jl. Beruk Angis No.16, buka jam 08.00 -16.00 wib, semua rumah oksigen ini berada di Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Ditambahkan Manager Area LAZISMU Kalteng, Kurniawan, melalui program Indonesia Siaga, sejumlah layanan telah dijalankan antara lain mendirikan rumah oksigen di beberapa tempat dengan rincian di gedung dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah (wilayah), daerah kota Palangka Raya, daerah Kotawaringin Timur, daerah Muara Teweh, daerah Kasongan, daerah Kotawaringin Barat.

Pendirian rumah oksigen merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Muhammadiyah berupaya hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan bantuan, sekaligus menguatkan semangat gotong royong dalam menghadapi kondisi darurat akibat karhutla.

“Rumah Oksigen ini merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah kepada masyarakat, kami ingin hadir dan membantu warga yang terdampak kabut asap, khususnya mereka yang mengalami gangguan kesehatan, keberadaan rumah oksigen tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik warga, donatur maupun unsur Muhammadiyah dan organisasi otonom (Ortom),” ujarnya.

LAZISMU Kalteng terus membuka penghimpunan donasi dengan program Indonesia siaga, bagi para donatur yang ingin menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya lewat LAZISMU Kalteng, dapat melalui Transfer Donasi-Mu: BSI: 104 683 6886 (Infak/Sedekah), rekening a.n. LAZISMU PWM Kalteng. Konfirmasi Donasi ke 0822 5546 9065 a.n (LAZISMU Kalteng). (mf)

 

 

Tinggalkan Balasan

Search