PDM Kota Batu Siap Jadi Tuan Rumah AMM #5 Zona Dakwah Malang Raya

Pertemuan audiensi antara jajaran panitia AMM dari Majelis Tabligh PWM Jatim, dan pengurus PDM Kota Batu. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah gelaran Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) #5 zona dakwah Malang Raya. Kesiapan ini disampaikan langsung dalam pertemuan audiensi antara jajaran panitia AMM dari Majelis Tabligh PWM Jatim, dan pengurus PDM Kota Batu di Kantor PDM Kota Batu, Jumat (28/8/2026).

“Kami siap menjadi tuan rumah. Sedangkan tempat acara dan jadwal pelaksanaannya akan kita koordinasikan agar waktunya pas,” ujar Ketua PDM Kota Batu, Tsalis Rifai, S.T. Dalam audiensi tersebut, Tsalis didampingi oleh Sekretaris PDM M. Syarif Hidayatullah, S.Ag., Bendahara Moch. Junaidi, serta Sekretaris Majelis Tabligh PDM Kota Batu, Sanadi.

Gelaran AMM Zona Malang Raya ini meliputi cakupan wilayah yang luas, melibatkan peserta dari enam kabupaten/kota, yaitu Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Jombang. Selain peserta reguler, panitia juga menyiapkan undangan khusus bagi perwakilan ‘Aisyiyah dan Angkatan Muda Muhammadiyah.

Direktur AMM yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, Dr. Sholikh Al Huda, M.Phil.I., menegaskan bahwa program kaderisasi ini lahir sebagai respons nyata terhadap tantangan dakwah saat ini. Menurutnya, terdapat keresahan di akar rumput akibat minimnya jumlah pendakwah Muhammadiyah serta belum validnya data persebaran mubaligh di Jawa Timur.

Kondisi tersebut makin kompleks akibat derasnya pergerakan paham keagamaan luar dan dinamika sosial-politik yang dinamis.

“Di tingkat bawah, ideologi dan paham keagamaan lainnya semakin kuat menggerus umat. Masyarakat juga dihadapkan pada dinamika sosial-politik yang kian ruwet. Muhammadiyah harus hadir dengan jawaban yang tegas, jernih, dan mencerahkan,” tegas Dr. Sholikh Al Huda.

Guna menjawab tantangan tersebut, AMM dirancang dengan kurikulum ketat untuk melahirkan kader dakwah yang siap pakai. Program ini menargetkan mencetak mubaligh yang kokoh secara akidah, ideologi, dan manhaj Muhammadiyah, sekaligus memiliki wawasan keislaman yang berkemajuan dan moderat.

Para lulusan AMM diharapkan menguasai tiga kompetensi utama:

  • Ideologi dan Wawasan: Memiliki pemahaman keislaman dan ke-Muhammadiyah-an yang mengakar kuat.
  • Manajemen dan Komunikasi: Andal dalam tata kelola dakwah serta menguasai teknik khitobah (retorika) khas Muhammadiyah.
  • Praktik Ibadah: Fasih dan kredibel untuk bertugas sebagai imam salat maupun khatib Jumat, dan Ied.

Selanjutnya, panitia AMM dan PDM Kota Batu akan terus berkomunikasi dan menindaklanjuti program tersebut, termasuk menyiapkan lokasi acara yang representatif serta waktu pelaksanaan yang tepat. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search