Sejumlah Santri yang Diduga Keracunan MBG Sudah Boleh Pulang

Ratusan santri masih dirawat di sejumlah rumah sakit. (ist)
www.majelistabligh.id -

Sejumlah santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Sidoarjo, yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG, akhirnya diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mencatat hingga Rabu (2/9/2026) pukul 00.45 WIB, sebanyak 424 santri dan 24 warga luar pesantren mengalami gejala serupa. Kepala Dinkes Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyampaikan bahwa 173 korban di antaranya sudah diizinkan pulang. Meski demikian, ratusan santri lainnya masih harus menjalani perawatan medis.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) mencatat data yang berbeda. Sedikitnya 337 santri dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Sidoarjo. Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, menjelaskan bahwa perbedaan data terjadi karena gejala pada beberapa santri baru muncul selang beberapa waktu setelah mengonsumsi makanan.

“Data terakhir Kemenag Sidoarjo menunjukkan ada 337 santri. Semuanya sudah ditangani di rumah sakit sekitar Sidoarjo,” ujar Basnang, Rabu (2/9/2026).

Menanggapi kejadian ini, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, meninjau langsung para pasien di RSUD Notopuro Sidoarjo. Ia memastikan seluruh korban mendapatkan tindakan medis sesuai tingkat keparahan masing-masing.

“Penanganan pasien disesuaikan dengan kondisi medisnya, tidak ditangani secara seragam,” jelas Emil.

Emil juga mengungkapkan bahwa insiden ini tidak hanya menimpa Ponpes Manba’ul Hikam, tetapi juga menyerang 18 lembaga pendidikan lain di Sidoarjo sejak Selasa sore. Seluruh sekolah tersebut diketahui menerima pasokan makanan dari penyedia yang sama.

“Seluruh satuan pendidikan yang terdampak sama-sama menerima makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kali Tengah, Kecamatan Tanggulangin,” tegas Emil.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih bersiaga memantau kondisi korban serta mengusut tuntas kasus ini. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Search