Terinspirasi dari Safari Edukasi, Santri eLKISI Tembus Kampus Islam Internasional di Malaysia

Amanda Renjana Shifa (tengah kerudung hitam) saat mengikuti Safari Edukasi ke Malaysia. (ist)
www.majelistabligh.id -

Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto. Salah satu santriwati terbaiknya, Amanda Renjana Shifa, berhasil diterima di International Islamic University Malaysia (IIUM). Amanda dinyatakan lolos pada program studi Bachelor of Islamic Revealed Knowledge and Heritage in Qur’an and Sunnah Studies (Honours).

Amanda merupakan santri SMA eLKISI yang tergabung dalam Program Pesantren Kader Ulama (PKU). Keberhasilannya menembus salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Asia ini merupakan buah dari tekad kuat yang telah ia tanamkan sejak duduk di bangku kelas XI.

Impian Amanda untuk melanjutkan studi di IIUM bermula saat ia mengikuti program Safari Edukasi ke Malaysia pada tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut, para peserta berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi. Momen kunjungan ke kampus IIUM rupanya langsung memikat hati Amanda dan memantapkan langkahnya untuk berkuliah di sana.

Pendamping Safari Edukasi 2024, Dr. Hairul Warizin, turut menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Amanda. “Alhamdulillah, cita-citanya terkabul. Sejak mengikuti acara Safari Edukasi 2024, Manda memang ingin sekali kuliah di IIUM,” ujarnya.

Dr. Hairul menambahkan bahwa keberhasilan Amanda menjadi bukti nyata bahwa pengalaman belajar dan wawasan global yang diperoleh melalui program luar negeri mampu memotivasi santri. Program seperti ini terbukti efektif memicu santri untuk memiliki target pendidikan yang lebih tinggi dan berdaya saing internasional.

Pencapaian Amanda ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri eLKISI lainnya untuk terus berprestasi dan berani mengejar impian kuliah di perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.

Selain itu, keberhasilan ini kian memperpanjang daftar alumni dan santri eLKISI yang sukses menembus lembaga pendidikan tinggi bergengsi di tingkat internasional. Hal ini sejalan dengan komitmen kuat pesantren dalam mencetak kader ulama sekaligus intelektual muslim yang berwawasan global. || Hawari

 

Tinggalkan Balasan

Search