Cetak Fasilitator Keluarga Sakinah, PWNA Jatim Gelar LINA II dan Bimtek Samara Course di Lamongan

PWNA Jatim Gelar LINA II dan Bimtek Samara Course di Lamongan. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur resmi membuka Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (LINA) II sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Samara (Sakinah Mawaddah Warahmah) Course.

Bertempat di Balai Diklat RS Muhammadiyah Lamongan (RSML), acara yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 ini dihadiri oleh 70 peserta perwakilan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jawa Timur.

Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah dan Bimtek Samara Course merupakan program unggulan PWNA Jatim yang dirancang untuk mencetak fasilitator andal. Para alumni pelatihan ini nantinya dipersiapkan untuk memberikan edukasi pranikah serta pembinaan keluarga sakinah di daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Ketua PWNA Jawa Timur, Desi Ratna Sari, S.H., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak RSML atas fasilitas yang diberikan. Ia juga menyambut hangat seluruh peserta di Kabupaten Lamongan.

“Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik selama tiga hari ke depan dan mengukir kenangan indah di Lamongan. Ada tiga keuntungan utama mengikuti agenda ini: pertama, mendapatkan ilmu yang bermanfaat; kedua, siap mendampingi tumbuhnya pembelajar baru bagi kader muda NA; dan ketiga, pulang sebagai kader yang terlatih dengan baik,” ujar Desi.

Ia menambahkan bahwa perkaderan ini sangat krusial sebagai investasi keilmuan di masa depan. Terlebih, para instruktur yang dihadirkan merupakan figur-figur kompeten yang kaya pengalaman, ilmu, dan berkepribadian luhur.

Apresiasi serupa juga datang dari Kepala Pusat Balai Diklat RSML, Musiyamah, S.Kep., Ns. Ia mengaku mendapatkan kehormatan tempatnya dipilih sebagai pusat syiar PWNA Jatim. “Mudah-mudahan acara berjalan lancar dan melahirkan hasil terbaik,” tuturnya.

Sekolah Keluarga di Tengah Tantangan Zaman

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini sangat strategis di tengah dinamika sosial masyarakat saat ini.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM. (ist)
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. M. Sholihin Fanani, M.PSDM. (ist)

“Karakter dan perilaku manusia itu terbentuk 60% dari keluarga, 20% dari sekolah, dan 20% dari lingkungan. Angka ini menunjukkan betapa vitalnya peran keluarga. Ironisnya, justru hampir tidak ada sekolah formal yang khusus mengajarkan cara membangun keluarga sakinah,” ungkap Sholihin.

Ia kemudian mengutip pesan Rasulullah saw mengenai empat kunci kebahagiaan rumah tangga:

  1. Istri yang shalihah.
  2. Anak-anak yang taat.
  3. Lingkungan pertemanan yang alim/baik.
  4. Sumber rezeki yang dekat dari tempat tinggal.

“Oleh karena itu, PWM Jatim sangat berterima kasih kepada PWNA Jatim yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga berjalan lancar dan sukses mencapai tujuannya,” tambahnya.

Secara khusus, pelatihan ini bertujuan menyiapkan fasilitator yang tanggap terhadap tantangan pranikah, serta mampu menanamkan nilai-nilai keadilan, kesalingan (mubadalah), dan kesetaraan dalam rumah tangga.

Untuk mencapai target tersebut, para peserta dibekali dengan modul esensial, yaitu:

  • Psikologi Perkawinan
  • Pola Asuh Anak
  • Kesehatan Reproduksi
  • Pengelolaan Ekonomi Keluarga
  • Advokasi Hak dan Kewajiban
  • Fikih Munakahat/Keluarga

Melalui pembekalan intensif ini, PWNA Jatim berharap ketahanan keluarga kader Muhammadiyah—dan masyarakat Jawa Timur pada umumnya—dapat semakin kokoh dari hulu hingga hilir. || sholihin fanani

 

Tinggalkan Balasan

Search