Persiapan menyambut Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ’Aisyiyah kian matang. Berbeda dari gelaran sebelumnya, panitia memastikan tidak akan menggunakan tenda. Sebagai gantinya, sebuah kawasan megah di Desa Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, tengah disulap menjadi pusat kegiatan terpadu.
Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), Prof. Akrim, mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini mencakup pembangunan Auditorium Berkemajuan senilai Rp235 miliar, Sport Hall Walidah, serta Masjid KH. Ahmad Dahlan. Kawasan ini diproyeksikan akan menjadi kebanggaan baru bagi warga Muhammadiyah.
“Gedung-gedung ini nantinya akan menjadi bagian dari kampus terpadu UMSU,” ujar Prof. Akrim saat memberikan sambutan dalam Resepsi Milad ’Aisyiyah di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Senin (6/7/2026).
Progres Pembangunan Venue
Infrastruktur yang sedang dikebut ini memiliki kapasitas tampung yang masif guna menyambut para peserta:
- Auditorium Berkemajuan: Dirancang berkapasitas 7.500 orang, saat ini progres pembangunannya telah mencapai 56 persen.
- Sport Hall Walidah: Berkapasitas 2.500 orang dan diplot sebagai venue utama Muktamar ’Aisyiyah. Progresnya sangat impresif, sudah menyentuh 88 persen.
- Masjid KH. Ahmad Dahlan: Dirancang untuk menampung antara 1.500 hingga 2.500 jemaah.
Dengan progres yang signifikan, venue untuk Muktamar ’Aisyiyah dipastikan rampung lebih dahulu dibanding venue utama Muhammadiyah.
“Selamat untuk ibu-ibu ’Aisyiyah, gedungnya siap lebih awal. Insyaallah, paling lambat September 2026 ini sudah selesai sepenuhnya,” tambah Prof. Akrim.
Bahkan, sebagai pemanasan sebelum Muktamar, UMSU bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Utara berencana menggunakan Sport Hall Walidah untuk perayaan Milad ke-114 Muhammadiyah tahun ini. Acara tersebut diperkirakan akan menyedot kehadiran 15.000 hingga 20.000 kader.
Tak hanya fokus pada bangunan fisik, panitia juga memikirkan kenyamanan para penggembira (simpatisan) Muktamar yang datang dari berbagai daerah. Area kampus terpadu ini nantinya akan dilengkapi dengan konsep ‘taman surga’ yang ditanami berbagai pohon buah, seperti durian dan rambutan.
Fasilitas hijau ini diharapkan dapat memberikan suasana yang asri, sehingga para penggembira bisa menikmati agenda akbar lima tahunan ini dengan nyaman dan sukacita. (*/tim)
