Lulus 100 Persen, Siswa Spensixteen Dibekali Pesan Emas dari Kepala Sekolah dan Komite

Kepala SMP Negeri 16 Surabaya, Dra. Fadjadijah Nurulita, M.Pd. memberikan pesan pada para siswa. (ist)
www.majelistabligh.id -

Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan menyelimuti Aula Ki Hajar Dewantara SMP Negeri 16 Surabaya pada Kamis (4/6/2026). Dalam agenda Apresiasi Kelulusan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026, sebanyak 307 siswa-siswi SMPN 16 Surabaya (Spensixteen) resmi dinyatakan lulus 100 persen.

Momentum istimewa ini menandai akhir perjalanan mereka di bangku SMP, sekaligus menjadi langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut dihadiri oleh jajaran guru, staf kependidikan, komite sekolah, serta para orang tua murid.

Dalam prosesi pelepasan ini, para lulusan mendapatkan pembekalan penting berupa enam “Pesan Emas” kehidupan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah dan Ketua Komite SMPN 16 Surabaya sebagai bekal menghadapi masa depan.

Tiga Pesan Kepala Sekolah

Kepala SMP Negeri 16 Surabaya, Dra. Fadjadijah Nurulita, M.Pd., yang akrab disapa Bunda Lita, menekankan pentingnya membangun karakter generasi masa depan yang seimbang antara kecerdasan akademik, kepedulian sosial, moral, dan daya juang. Ia menitipkan tiga pesan utama:

  1. Menjadi Generasi Hijau (Rawat Bumi dengan Cinta): Bunda Lita mengajak alumni untuk peduli terhadap keberlangsungan lingkungan melalui aksi nyata, seperti mengurangi plastik sekali pakai, menghemat air dan listrik, serta menjaga kebersihan. “Bumi yang kita tempati hari ini bukan warisan dari nenek moyang, melainkan titipan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita kelak,” ujarnya.
  2. Menjadi Generasi Berkarakter dan Berakhlak Mulia: Di tengah derasnya arus digitalisasi, kecerdasan tanpa karakter akan kehilangan arah. Bunda Lita mengingatkan siswa untuk tetap menjaga sopan santun, kejujuran, dan nilai budaya ketimuran seperti menghormati orang tua dan menghargai guru.
  3. Menjadi Generasi Tangguh di Dunia Nyata: Memasuki dunia baru yang penuh kompetisi, lulusan diminta memiliki mental kuat dan tidak takut gagal. “Orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah jatuh, tetapi orang yang selalu bangkit setiap kali terjatuh,” tegasnya.

Tiga Pesan Ketua Komite Sekolah

Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Komite SMP Negeri 16 Surabaya, Luh Candrayani, S.E., juga memberikan tiga wejangan penting yang menyentuh hati para hadirin agar siswa siap menghadapi dinamika zaman:

  1. Jangan Pernah Bosan Menuntut Ilmu: Kelulusan SMP bukanlah akhir, melainkan gerbang awal. Luh Candrayani mendorong para siswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi. “Orang yang berhenti belajar akan tertinggal oleh perubahan zaman,” tutur Luh.
  2. Sayangi dan Hormati Orang Tua: Momen haru tercipta saat Ketua Komite mengingatkan bahwa di balik keberhasilan siswa, ada tetesan keringat, air mata, dan doa sepertiga malam dari orang tua. Kesuksesan sejati adalah ketika seorang anak mampu berbakti kepada ayah dan ibunya.
  3. Tetap Semangat dan Jangan Takut Gagal: Menghadapi fase remaja menuju dewasa, kegagalan adalah hal yang wajar sebagai bagian dari proses penempaan diri. Siswa diharapkan tetap optimis dan konsisten mengejar mimpi besar mereka.
Ketua Komite SMP Negeri 16 Surabaya memberikan sambutan. (Ist)
Ketua Komite SMP Negeri 16 Surabaya memberikan sambutan. (Ist)

Bersiap Menyambut Generasi Emas 2045

Keberhasilan kelulusan 100 persen ini merupakan buah sinergi yang manis antara kerja keras siswa, dedikasi guru, serta dukungan penuh dari orang tua murid.

Melalui kolaborasi pesan moral dari pihak sekolah dan komite, alumni Spensixteen diharapkan tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sekolah berharap, angkatan ini mampu bertransformasi menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045 yang membawa bangsa menjadi negara maju dengan tetap memegang teguh nilai kebangsaan dan kemanusiaan. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search