Menembus Jutaan Views, Majelistabligh.id Rilis Tagline Baru: Dakwah, Ilmu, Gerakan

Rapat redaksi plus manajemen majelistabligh.id. (ist)
www.majelistabligh.id -

Memasuki tahun keempat perjalanannya, media online majelistabligh.id terus berbenah demi menyajikan konten yang semakin berkualitas dan mencerahkan. Di tengah derasnya arus informasi media sosial yang kian kompetitif, media ini berkomitmen menjaga semangat tabligh sebagai pilar utama untuk mengedukasi umat.

Demi mendongkrak kualitas sekaligus kuantitas berita, majelistabligh.id bertekad menerapkan standar jurnalistik profesional. Selain itu, media ini memantapkan posisinya sebagai corong informasi resmi persyarikatan Muhammadiyah di semua tingkatan, mulai dari ranting, cabang, daerah, wilayah, hingga pusat.

Pemimpin Redaksi majelistabligh.id, Afifun Nidlom, S.Ag., M.Pd., M.H., mengungkapkan bahwa performa media ini menunjukkan grafik yang sangat positif sepanjang setahun terakhir.

“Hampir setiap hari artikel kami dipilih oleh Google untuk masuk ke fitur Google Discover. Ini bukti bahwa konten yang kami sajikan dinilai berbobot dan mencerahkan,” ujar Nidlom dalam rapat redaksi bulanan di Sidoarjo, Rabu (17/6/2026).

Pencapaian luar biasa juga tercatat pada salah satu artikel ikonik berjudul “Koper Sang Ketua Umum di Gerbong Kereta”. Tulisan tersebut viral di berbagai platform digital—seperti Instagram, TikTok, X, dan Threads—hingga sukses menembus 2,8 juta total tayangan dengan lebih dari 189.548 klik.

DNA Baru: Dakwah, Ilmu, Gerakan

Untuk menyuntikkan energi baru yang lebih dinamis, majelistabligh.id resmi meluncurkan tagline baru: “Dakwah, Ilmu, Gerakan”. Tagline ini ditegaskan sebagai DNA atau identitas utama media.

“Semua artikel ideal yang lahir dari media ini harus bersumber dari irisan mutlak tiga identitas tersebut,” tandas Nidlom, yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur.

Nidlom kemudian merinci filosofi di balik DNA baru tersebut:

  • Dakwah: Menyampaikan konten yang memberikan nilai spiritual dan makna mendalam bagi pembaca.
  • Ilmu: Berkomitmen menjelaskan sebuah fenomena secara komprehensif, bukan sekadar memberitakan permukaannya saja.
  • Gerakan: Menjadi jembatan nyata yang menghubungkan antara gagasan teoretis dan aksi di lapangan.

Konsep ini dinilai sangat selaras dengan jargon MBG (Muhammadiyah Banyak Gagasan) yang selalu adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menutup arahannya, Nidlom menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kontributor yang selama tiga tahun terakhir konsisten menyuplai artikel, berita, maupun opini. Baginya, kontribusi tersebut adalah “senjata” utama yang membuat media ini tetap eksis dan relevan.

Ia berharap para kontributor tetap menjaga api semangat dalam berdakwah, membagikan ilmu, serta menggerakkan umat menuju arah yang lebih mencerahkan. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search