Mengapa Kita Lebih Mudah Mengingat Hal yang Menyakitkan?

Mengapa Kita Lebih Mudah Mengingat Hal yang Menyakitkan?
*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Dalam sehari, mungkin ada banyak hal baik yang kita alami. Seseorang membantu kita, ada yang menunjukkan perhatian, atau ada percakapan sederhana yang membuat hati senang. Namun, ketika satu perkataan menyakitkan muncul, justru hal itulah yang terus teringat.

Mungkin karena sesuatu yang menyakitkan meninggalkan perasaan yang belum selesai. Kita mengulang percakapannya dalam pikiran, memikirkan maksud di baliknya, bahkan membayangkan apa yang seharusnya kita katakan saat itu.

Tanpa sadar, satu kejadian bisa mengambil lebih banyak ruang dalam pikiran daripada banyak hal baik yang sudah kita terima.

“Jangan sampai satu hal yang menyakitkan mengambil begitu banyak ruang, hingga kita lupa bahwa ada hal-hal baik yang juga layak diingat.”

 

Tinggalkan Balasan

Search