Musypimwil Sahkan Muhammad Jafron Jadi Ketua PWM Kaltim

Jajaran pimpinan PWM Kaltim usai gelar Musywil 2026. (ist)
www.majelistabligh.id -

Kesedihan yang menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Kalimantan Timur atas wafatnya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, KH. Siswanto, pada 20 Mei 2026, masih terasa.

Sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, tenang, dan penuh dedikasi itu telah berpulang menghadap Allah Swt., meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam bagi Persyarikatan di Benua Etam.

Namun bagi Muhammadiyah, dakwah tidak boleh berhenti karena kehilangan seorang pemimpin. Amanah organisasi harus terus dijalankan melalui mekanisme yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persyarikatan. Atas dasar itulah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Tahun 2026 secara luring dan daring pada Sabtu (11/7/2026).

Forum yang diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Kalimantan Timur, Organisasi Otonom, Unsur Pembantu Pimpinan, serta pimpinan PWM Kaltim itu berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Meski dilaksanakan melalui hiybrid luring dan daring, semangat musyawarah, ukhuwah, dan tanggung jawab terhadap masa depan Persyarikatan terasa begitu kuat.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PWM Kalimantan Timur, Drs. K.H. Muhammad Haiban, M.H., mengingatkan bahwa setiap amanah kepemimpinan di Muhammadiyah merupakan bagian dari ibadah dan pengabdian kepada umat.

“Kita kehilangan seorang pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya untuk Muhammadiyah. Namun perjuangan beliau tidak boleh berhenti. Tugas kita adalah melanjutkan amanah itu secara bersama-sama, dengan semangat kolektif-kolegial yang menjadi ciri Muhammadiyah,” ungkapnya.

Musypimwil kemudian memasuki agenda utama, yakni pembahasan pengisian Ketua PWM Kalimantan Timur sisa masa jabatan 2022–2027. Setelah mendengarkan penjelasan pimpinan sidang serta berbagai pandangan peserta, forum secara mufakat mengesahkan Drs. K.H. Muhammad Jafron, M.Si. sebagai Ketua PWM Kalimantan Timur sisa masa jabatan 2022–2027. Keputusan tersebut selanjutnya dituangkan dalam keputusan resmi Musypimwil.

Tidak hanya itu, Musypimwil juga menyepakati penambahan satu anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, yaitu Drs. K.H. Ihsanul Karim, M.M., M.H. Kehadiran beliau diharapkan semakin memperkuat kepemimpinan kolektif PWM Kaltim dalam mengawal berbagai program strategis Persyarikatan hingga berakhirnya periode kepengurusan tahun 2027.

Dalam sambutan perdananya setelah ditetapkan sebagai Ketua PWM Kalimantan Timur, KH. Muhammad Jafron mengajak seluruh jajaran Persyarikatan menjadikan momentum Musypimwil sebagai awal memperkuat persatuan dan mempercepat pelaksanaan program-program Muhammadiyah.

“Ini bukan amanah untuk saya pribadi, tetapi amanah kita bersama. Saya mengajak seluruh keluarga besar Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk terus bergandengan tangan, menjaga kekompakan, melanjutkan cita-cita almarhum KH. Siswanto, dan menghadirkan Muhammadiyah yang semakin memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan daerah,” ujarnya.

Selain menetapkan kepemimpinan baru, Musypimwil juga membahas agenda strategis lainnya, termasuk konsolidasi penggalangan dana guna menyukseskan Muktamar Muhammadiyah, Musyawarah Wilayah, serta Musyawarah Daerah, Cabang, dan Ranting di Kalimantan Timur.

Musypimwil 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar forum organisasi. Ia menjadi ruang silaturahmi, ruang musyawarah, sekaligus ruang meneguhkan kembali komitmen seluruh kader Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk terus melanjutkan dakwah Islam Berkemajuan. Estafet kepemimpinan telah berpindah, tetapi cita-cita Persyarikatan tetap sama: menghadirkan Islam yang mencerahkan, memajukan kehidupan umat, dan memberi kemaslahatan bagi masyarakat luas. (ay.1)

 

Tinggalkan Balasan

Search