PDM Ngawi Siapkan Kafilah Terbaik dalam Fashmu ke-3 Jawa Timur 2026

Pembukaan Fashmu tingkat Kabupaten Ngawi. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Ngawi langsung tancap gas mempersiapkan delegasi terbaiknya untuk menghadapi ajang Festival Anak Shaleh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 tingkat Jawa Timur. Kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh Majelis Tabligh PWM Jawa Timur tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada 25 Juli 2026 mendatang, di Kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).

Sebagai langkah awal yang konkret, PDM Ngawi sukses menggelar Fashmu tingkat Kabupaten pada Sabtu (23/5/2026), dengan mengusung tema “Fashmu: Sportif, Berkemajuan, dan Berprestasi”. Bertempat di Kompleks SD Muhammadiyah 1 Ngawi, ajang seleksi ini menjadi panggung unjuk gigi bagi para kader terbaik dari seluruh penjuru Ngawi. Kompetisi ini diikuti oleh utusan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Ngawi.

“Ada 19 PCM se-Kabupaten Ngawi yang mengirimkan peserta terbaiknya untuk mengikuti Fashmu tingkat Kabupaten. Dalam lomba tersebut, sekitar 80 peserta berkompetisi ketat untuk menjadi yang terbaik,” ungkap Eko Budi Santoso, S.Pd.I., M.Si., Sekretaris Majelis Tabligh PDM Ngawi.

Evaluasi Total dan Sistem Karantina

Langkah cepat yang dilakukan PDM Ngawi ini bukan tanpa alasan. Budi Santoso mengakui bahwa pelaksanaan Fashmu tingkat kabupaten sengaja digelar lebih dini demi mematangkan persiapan teknis maupun mental para peserta. Berdasarkan hasil evaluasi dari gelaran Fashmu pertama dan kedua, kafilah Ngawi dirasa kurang mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur yang memiliki peta kekuatan lebih merata.

Salah satu peserta MHQ sedang unjuk kebolehan di depan depan juri. (ist)
Salah satu peserta MHQ sedang unjuk kebolehan di depan depan juri. (ist)

“Hal ini setelah melakukan evaluasi pada Fashmu pertama dan kedua, Ngawi kurang bisa bersaing dengan daerah lain. Karena itu, pada tahun ini persiapan kami benar-benar matang,” tegas Budi.

Para juara dari seleksi tingkat kabupaten ini otomatis diproyeksikan sebagai duta resmi Ngawi di Fashmu tingkat provinsi. Tak main-main, PDM Ngawi telah menyiapkan program karantina (training center) khusus hingga menjelang hari pelaksanaan di bulan Juli nanti.

Selama masa karantina, para peserta akan mendapatkan pembinaan intensif dari para mentor ahli agar siap menyapu bersih seluruh cabang perlombaan. Ngawi sendiri berencana mengikuti seluruh kategori lomba dengan mendaftarkan 2 hingga 3 peserta di masing-masing cabang.

Lomba Devile dan Rencana Mobilisasi Suporter

Selain fokus pada cabang lomba utama, PDM Ngawi juga menaruh perhatian besar pada kategori lomba devile. Pada perhelatan tahun lalu, kontingen Ngawi sukses mengukir prestasi gemilang sebagai tim devile terbaik se-Jawa Timur.

Demi mempertahankan gelar bergengsi tersebut, pihak panitia kini tengah merancang berbagai koreografi baru yang lebih segar, kreatif, dan bertenaga. Tidak hanya itu, atmosfer kompetisi dipastikan akan semakin meriah karena PDM Ngawi berencana memobilisasi massa dalam jumlah besar.

“Soal suporter, kami saat ini telah mewacanakan untuk mengerahkan banyak massa pendukung, yang terdiri dari para wali santri sekaligus warga Muhammadiyah Ngawi,” pungkas Budi optimistis.

Dengan persiapan yang jauh lebih awal, evaluasi yang matang, serta dukungan penuh dari warga persyarikatan, Kafilah PDM Ngawi optimistis mampu mencetak sejarah baru dan membawa pulang predikat juara pada Fashmu ke-3 Jawa Timur 2026. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search