Pembukaan AMM Zona Dakwah Tapal Kuda Sarat akan Nasihat

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo, Sigit Prasetyo.
www.majelistabligh.id -

Pembukaan kegiatan Angkatan Mubaligh Muhammadiyah (AMM) zona dakwah Tapal Kuda yang berlangsung di SD Muhammadiyah 1 Paiton, Kabupaten Probolinggo, berlangsung khidmat dan sarat akan nasihat mencerahkan. Agenda strategis ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen Muhammadiyah untuk melahirkan kader dakwah yang progresif dan solutif bagi umat.

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Abdul Basith, menegaskan bahwa mencetak mubaligh yang berkualitas bukanlah perkara instan. Menurutnya, diperlukan proses pembinaan yang konsisten dan keseriusan yang tinggi dalam melatih para kader.

“Dakwah memang harus terus dilakukan dan dilatih. Dan para mubaligh harus menyampaikan risalah kemajuan,” ujar Abdul Basith saat memberikan sambutan hangat di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Abdul Basith mengingatkan bahwa tantangan zaman telah bergeser. Di era modern ini, dakwah tidak boleh lagi hanya terjebak di atas mimbar secara konvensional, melainkan harus mampu menyentuh realitas sosial dan membawa solusi nyata atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Dakwah yang efektif adalah dakwah yang bersentuhan langsung dengan aksi sosial.

Kebanggaan Tuan Rumah

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Probolinggo, Sigit Prasetyo, mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa atas terpilihnya Probolinggo sebagai tuan rumah AMM zona Tapal Kuda. Terlebih, acara ini ditempatkan di SD Muhammadiyah 1 Paiton, sebuah amal usaha yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Probolinggo, khususnya di wilayah Paiton.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit sempat bernostalgia mengenang masa-masa sulit saat merintis sekolah tersebut pada tahun 2018 silam.

“Saat awal berdiri tahun 2018, sangat sulit bagi kami untuk mencari murid maupun guru. Bahkan ada cerita unik sekaligus menantang, saat kami memasang spanduk pengumuman pendaftaran, hari ini dipasang, besoknya sudah hilang,” kenang Sigit.

Namun, berkat konsistensi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas, roda nasib pun berputar. Dari tahun ke tahun, kepercayaan masyarakat terus tumbuh pesat, dan jumlah pendaftar di SD Muhammadiyah 1 Paiton melonjak tajam hingga dikenal luas seperti sekarang.

Mengakhiri sambutannya, Sigit menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Majelis Tabligh PWM Jatim atas amanah yang diberikan kepada PDM Kabupaten Probolinggo. Ia berharap, kegiatan AMM ini dapat melahirkan alumni yang sukses menjadi pendakwah yang tangguh dan mencerahkan. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search