Penerbangan Gelombang II dari Madinah Menuju Tanah Air Dimulai

Jemaah haji lansia siap-siap menaiki pesawat yang akan membawa ke tanah air. (ist)
www.majelistabligh.id -

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi berjalan lancar dan terkendali. Memasuki hari ke-57 operasional haji (hari ke-15 fase pemulangan), layanan kepulangan kini memasuki dimulainya penerbangan perdana jemaah Gelombang II dari Madinah menuju tanah air.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Maria Assegaff, menegaskan bahwa kepulangan Gelombang II telah dimulai melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

“Hari ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah. Kami memastikan seluruh layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga kesehatan di Daerah Kerja Madinah dioptimalkan agar proses kepulangan berjalan aman, nyaman, dan sehat hingga kloter terakhir,” ujar Maria.

Hingga Selasa (16/6/2026), pergerakan pemulangan jemaah haji Indonesia mencatat angka sebagai berikut:

  • Total Diberangkatkan dari Arab Saudi: 261 kelompok terbang (kloter) dengan total 102.433 orang (101.391 jemaah dan 1.042 petugas) melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
  • Total Tiba di Tanah Air: 253 kloter dengan total 99.497 orang (98.487 jemaah dan 1.010 petugas) telah mendarat di berbagai embarkasi.
  • Pergerakan Gelombang II (Makkah ke Madinah): Sebanyak 157 kloter yang membawa 60.870 orang (60.242 jemaah dan 628 petugas) telah tiba di Madinah.
  • Jemaah Haji Khusus: Sebanyak 15.802 orang (15.066 jemaah dan 736 petugas) juga telah kembali ke Indonesia.

Imbauan Soal Paspor, Kesehatan, dan Air Zamzam

Menyambut kepulangan ini, Kemenhaj memberikan tiga imbauan krusial bagi para jemaah yang masih berada di Madinah:

  1. Amankan Dokumen Perjalanan: Jemaah diminta menjaga paspor dengan baik di tempat yang aman namun mudah diakses.
  2. Jaga Kondisi Fisik: Jemaah diimbau untuk cukup beristirahat, menjaga pola makan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas fisik yang memicu kelelahan berlebihan menjelang terbang.
  3. Dilarang Memasukkan Air Zamzam ke Bagasi: Kemenhaj mengingatkan keras agar jemaah tidak menyelipkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin. Air zamzam akan dibagikan langsung saat tiba di tanah air. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search