Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Klojen Kota Malang meresmikan Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Kasin pada Sabtu (29/8) di Masjid Al-Furqon RSI Aisyiyah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas gerakan kepemudaan Muhammadiyah sekaligus memperkuat peran pemuda di tingkat ranting.
Peresmian tersebut dihadiri perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Klojen, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Malang, serta pemuda yang dipersiapkan sebagai calon anggota dan penggerak Ranting Kasin.

Perwakilan PDPM Kota Malang, Jemi Anggara, menilai pembentukan PRPM di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) merupakan langkah kreatif untuk memperkuat gerakan organisasi di tingkat akar rumput. Menurutnya, ranting merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan gerakan Muhammadiyah.
“Ranting itu ibarat akar dan dahan pohon. Jika rantingnya tidak tumbuh, buah yang ranum dan bermanfaat bagi masyarakat tidak akan pernah dihasilkan,” ujar Jemi.
Sementara itu, perwakilan PCM Klojen, Muhammad Azis, menegaskan bahwa peresmian PRPM Kasin bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kaderisasi Pemuda Muhammadiyah dari tingkat akar rumput. Menurutnya, keberadaan ranting yang aktif menjadi fondasi bagi keberlangsungan organisasi pada jenjang yang lebih tinggi.
“PRPM hidup, PCPM memiliki basis kader yang kuat. PCPM hidup, PCM memiliki penerus yang kompeten. Kalau kaderisasi mati, maka akan sangat berbahaya bagi Muhammadiyah di wilayah tersebut,” tegas Azis.
Azis juga mendorong agar Pemuda Muhammadiyah ditingkat daerah khususnya PDPM konsisten dalam memperhatikan kondisi dan situasi PCPM dan PRPM. Hal ini sangat penting untuk memantau dan membersamai kegiatan yang dijalankan di tingkat cabang maupun ranting.
Selain itu, pemuda tidak hanya sekedar hadir sebagai peserta dalam berbagai kegiatan Muhammadiyah, tetapi juga diberikan ruang untuk terlibat secara aktif. Pelibatan dalam kepanitiaan kegiatan besar PDM maupun PCM dinilai penting untuk memberikan pengalaman praktis sekaligus mempersiapkan kader menghadapi tanggung jawab kepemimpinan yang lebih tinggi.
Selain pelibatan dalam kegiatan organisasi, Azis menilai pendekatan kaderisasi perlu disesuaikan dengan minat generasi muda. Kegiatan olahraga, seni, dan berbagai aktivitas yang dekat dengan kehidupan pemuda dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas keterlibatan kader dalam persyarikatan.
Dengan demikian secara resmi amanah PRPM Kasin pada masa jabatan 2026–2028 diketuai oleh Adi Candra Wijaya, kemudian sekretaris Mochamad Rafly Ferdiansyah, sedangkan bendahara Mochamad Sukron.
Pembentukan PRPM Kasin menjadi langkah strategis untuk mendekatkan aktivitas kepemudaan Muhammadiyah dengan masyarakat. Kehadiran ranting di tingkat lokal diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berorganisasi, mengembangkan potensi, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Melalui peresmian tersebut, PRPM Kasin diharapkan mampu menjadi basis kaderisasi yang aktif dan berkelanjutan. PCPM Klojen juga didorong untuk memberikan pendampingan secara langsung agar ranting dapat berkembang serta membangun komunikasi yang intensif ketika menghadapi kendala di lapangan. (Muhammad Salmanudin Hafizh Shobirin – Wakil Ketua Bidang Organisasi PCPM Klojen)
