Babak baru kepemimpinan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya resmi dimulai. Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, melantik Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. sebagai Rektor UINSA Surabaya untuk periode 2026–2030.
Upacara pelantikan berlangsung penuh khidmat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Kabar gembira tersebut dikonfirmasi secara resmi melalui unggahan media sosial UINSA (@uinsa.official) pada Kamis siang pukul 11.30 WIB. Terpilihnya Prof. Masdar Hilmy merupakan hasil dari rangkaian seleksi yang panjang dan transparan. Ia berhasil melewati seluruh tahap penyeleksian, mulai dari pendaftaran, verifikasi administrasi, penilaian kualitatif oleh Senat UINSA, hingga uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Tim Komisi Seleksi Kementerian Agama.
Prof. Masdar Hilmy menggantikan kepemimpinan rektor sebelumnya yang mengundurkan diri. Selain berkiprah di dunia akademik, tokoh akademisi ini juga memegang amanah strategis di tengah masyarakat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Timur.
Secara rekam jejak akademik, sosok rektor baru UINSA ini tidak perlu diragukan lagi. Prof. Masdar Hilmy merupakan Guru Besar di bidang Ilmu Sosiologi yang secara resmi dikukuhkan sejak 1 Desember 2015.
Ia dikenal luas sebagai pakar dan pemikir Islam kontemporer yang aktif mengkaji dinamika isu-isu demokrasi, politik, moderatisme agama, hingga pendidikan Islam. Dedikasinya di dunia pendidikan terbukti dari banyaknya karya ilmiah berupa riset, artikel jurnal internasional, hingga buku-buku yang menginspirasi.
Tidak hanya berfokus di ruang kuliah dan seminar akademik nasional maupun internasional, gagasan-gagasannya juga sering menyapa masyarakat luas melalui tulisan opini di berbagai koran ternama.
Dengan latar belakang akademik yang kokoh serta pengalamannya di dunia organisasi pendidikan, kepemimpinan Prof. Masdar Hilmy diharapkan membawa angin segar bagi kemajuan UINSA Surabaya.
Ke depan, ia mengemban amanah besar untuk terus memperkuat posisi UINSA sebagai perguruan tinggi Islam bereputasi global, unggul dalam integrasi keilmuan, serta menjadi benteng moderasi beragama di Indonesia. || chusnun
