– Kelompok Usaha Mandiri Berkah Umat, Pilar ekonomi, bantuan modal usaha dan pelatihan di kecamatan Bangkalan, kabupaten Bangkalan, Madura.
– Gerakan Orang Tua Asuh, Pilar Pendidikan, bantuan biaya pendidikan dan school kit, sasaran 278 siswa-siswi sekolah Muhammadiyah, kabupaten Gresik.
– Senyum yatim & Sarasehan toleransi Cafe to Cafe, Pilar Sosial Dakwah, Bantuan 50 anak yatim & dhuafa lintas agama, di Desa Kejapanan, Kec Gempol, Kab Pasuruan.
– Gerakan Sedekah Botol (GASEBO), program Pelihara Daratmu – Pilar Lingkungan, Bantuan awal 17 Kotak Pengumpul GASEBO kepada sekolah mitra LAZISMU Ponorogo (secara bertahap dan bisa berkembang ke AUM lainnya) se Ponorogo.
– UMKM MERDEKA, Program Pemberdayaan UMKM – Pilar ekonomi, Bantuan Modal Usaha untuk warga di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
– SIPEKA (Sistem Pemberdayaan Ekonomi Dan Ketahanan Pangan Keluarga), Program Pemberdayaan UMKM dan Ketahanan Pangan – Pilar Ekonomi, Bantuan modal usaha berupa Paket Ayam Kuntara, Jumlah 10 sasaran. Kelurahan Kaliwates, Kab. Jember.
– Bantuan Living cost Program Beasiswa Mentari Beasiswa Mentari – Pilar Pendidikan, untuk 3 Pondok Pesantren Muhamadiyah di Kab. Bojonegoro. Penerima Manfaat 49 Santri.
– Ternak Mandiri KambingMu, Program Peternakan Masyarakat Mandiri – Pilar Ekonomi, di Desa Kenongo Mulyo, Kecamatan Kuntoronadi, Kab Magetan.
– SuryaMuda, Pemberdayaan UMKM – Pilar Ekonomi, bentuk bantuan berupa sarana usaha & pendampingan usaha di kabupaten mojokerto.
Menurut Aditio, kedua fokus program, pemberdayaan dan kemanusiaan, menjadi garapan serius LAZISMU Jatim di bulan Agustus 2026 ini. Namun keberlanjutan programnya hingga bulan-bulan berikutnya.
“Kami sadar bahwa tantangan pengelolaan dana ZISKA saat ini tidak lagi sebatas pada efektivitas penghimpunan (collecting Fundraising) dan penyaluran yang bersifat karitatif (charity), melainkan bagaimana mengubah dana ZISKA menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat yang berkemajuan, transformatif, berdampak nyata, dan berkelanjutan (sustainable impact). Semoga dapat mewujudkan transformasi dari Mustahik menjadi Muzaki, Aamiin,” pungkas Aditio dengan penuh optmis. (Ddt/media LAZISMU Jatim)
