Revitalisasi SDN 03 Kertek Wonosobo: Dari Bangunan Lapuk Kini Aman dan Nyaman

Mantan Kepala SDN 03 Kertek Wonosobo, Maria Magdalena Juliati, di depan sekolah yang telah direnovasi. (ist)
www.majelistabligh.id -

Setelah berdiri lebih dari empat dekade tanpa perbaikan menyeluruh, SDN 03 Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akhirnya bersolek. Sekolah yang berlokasi di tengah bentang pegunungan tersebut mendapat kucuran dana revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 sebesar Rp425 juta untuk membenahi fasilitas fisik yang menua.

Bantuan tersebut difokuskan untuk merehabilitasi tiga ruang kelas serta membangun satu paket fasilitas sanitasi baru, meliputi toilet putra, putri, toilet disabilitas, hingga sarana cuci tangan.

Gedung yang dibangun sejak 1976 ini sebelumnya mengalami kemunduran kondisi fisik secara signifikan. Mantan Kepala SDN 03 Kertek yang purnatugas per 1 Agustus 2026, Maria Magdalena Juliati, mengungkapkan bahwa bangunan tua tersebut belum pernah tersentuh rehabilitasi sejak pertama kali berdiri. Keadaan itu membuat pihak sekolah berinisiatif mengajukan perbaikan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Atap gentengnya mulai mengendur, kusen dan jendelanya pun sudah lapuk. Gedung memang masih bisa dipakai, tetapi kondisinya jauh dari kata ideal,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN 03 Kertek, Muhammad Wahid Sulton, yang ditunjuk memimpin sekolah tersebut sejak Agustus 2026.

Perubahan fisik gedung kini berdampak langsung pada atmosfer belajar para siswa. Sabata, murid kelas V SDN 03 Kertek, mengaku kini jauh lebih bersemangat datang ke sekolah. Jika sebelumnya fasilitas sanitasi kerap mampet dan kotor, kini sarana sekolah menjadi lebih bersih dan higienis.

“Dulu sekolah kurang nyaman, WC kotor dan sering mampet. Setelah diperbaiki, sekolah jadi bagus dan ke WC lebih nyaman. Saya jadi rajin belajar lagi,” tutur Sabata.

Senada dengan hal tersebut, Wahid Sulton mengamati antusiasme murid-muridnya yang meningkat pascarevitalisasi. Lingkungan yang bersih dan aman membuat siswa betah beraktivitas di sekolah hingga sore hari.

Langkah perbaikan ini sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Ia menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal.

Bagi SDN 03 Kertek, alokasi revitalisasi 2025 menjadi babak baru dalam perjalanan panjangnya. Gedung yang dulunya menua kini kembali siap mendampingi generasi penerus Wonosobo merajut masa depan dengan semangat baru. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search