Membangun Jiwa Pendidik dan Mutu Pendidikan

*) Oleh : Jatim, M.A.
Litbang SD Muhammadiyah 29 Surabaya
www.majelistabligh.id -

Ada empat tipe guru yang umum ditemui di dunia pendidikan:

  • Tipe 1: Pintar, cerdas, dan berkomitmen tinggi.
  • Tipe 2: Berkomitmen tinggi, tetapi kurang pintar.
  • Tipe 3: Pintar, tetapi berkomitmen rendah.
  • Tipe 4: Kurang pintar dan berkomitmen rendah.

Dari keempat jenis tersebut, Tipe 1 tentu menjadi pilihan ideal. Jika belum memungkinkan, Tipe 2 masih bisa menjadi opsi yang baik. Namun, Tipe 3 membutuhkan catatan khusus, sedangkan Tipe 4 merupakan harga mati, sekolah sebaiknya tidak menerima atau segera mengeliminasi guru pada kategori ini.

Ruh Guru: Kunci Utama Pendidikan

Lantas, bagaimana solusinya agar tujuan pendidikan tercapai dan melahirkan lulusan yang bermartabat? Sebuah pepatah bijak mengungkapkan:

“Al-maaddatu muhimmah, wa thariiqatu ahammu minal maaddah, wa ruuhul mudarrisi ahammu min humaa.”

Artinya: Sarana dan prasarana itu penting, tetapi metode jauh lebih penting. Namun, yang terpenting dari keduanya adalah ruh atau jiwa seorang guru.

Ruh guru bukan sekadar nyawa, melainkan kekuatan esensial yang luar biasa dalam diri seorang pendidik. Kekuatan ini mencakup delapan unsur utama:

  1. Komitmen: Setia pada visi dan misi sekolah.
  2. Spiritualitas: Ketulusan niat beribadah dalam mengajar.
  3. Loyalitas: Dedikasi penuh bagi kemajuan lembaga.
  4. Integritas: Jujur, konsisten, dan berkarakter.
  5. Soliditas: Kemitraan tim yang kokoh dan saling mendukung.
  6. Militansi: Pantang menyerah dalam menghadapi tantangan.
  7. Dedikasi: Pengabdian sepenuh hati.
  8. Disiplin: Menjadi teladan dalam ketepatan waktu dan kualitas kerja.

Ruh inilah yang mampu mengubah kelemahan menjadi kekuatan, kekalahan menjadi kemenangan, serta hal kecil menjadi berdampak besar.

Langkah Membenahi Pendidikan

Realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang makin memprihatinkan. Permasalahan utama di berbagai sekolah—baik negeri maupun swasta—sering kali berakar pada kualitas sumber daya guru.

Mengingat peran guru sangat menentukan, pihak sekolah perlu mengambil langkah nyata:

  • Pembinaan intensif: Menjadikan program peningkatan kompetensi guru sebagai prioritas utama.
  • Kesejahteraan: Memperhatikan kesejahteraan guru secara layak agar tercipta keseimbangan antara tuntutan tugas dan hak yang diterima.

Semoga Allah Swt senantiasa menyatukan hati kita untuk terus meningkatkan komitmen dalam menjalankan tugas, sehingga kualitas pendidikan makin maju dan keberkahan hidup selalu menyertai kita. Amin. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search