Selamat Datang Calon Dai Muda Muhammadiyah Jawa Timur!

www.majelistabligh.id -

Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) ke-4 Zona Dakwah Tapal Kuda dibuka hari ini, Jumat (19/6/2026). Agenda yang diinisiasi oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MT PWM) Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung pada 19–21 Juni 2026, di SD Muhammadiyah 1 Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Diperkirakan sebanyak 80 calon-calon dai muda Muhammadiyah delegasi dari tujuh daerah di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur, serta perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Jawa Timur, termasuk pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jatim, akan mengikuti kegiatan ini.

“Selamat datang para calon dai muda Jawa Timur. Muhammadiyah memberikan kepercayaan pada anda semuanya untuk memikul tanggung jawab menyebarkan dakwah, ilmu dan gerakan, yang berkemajuan dan mencerahkan bagi umat,” kata Dr. Sholikh Al Huda, M.Phil.I., Direktur AMM sekaligus Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Jatim.

Tujuh daerah yang masuk dalam zona Tapal Kuda tersebut meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Jember, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo.

Gus Sholikh menambahkan, AMM ke-4 dirancang dengan kurikulum yang ketat demi melahirkan kader dakwah yang siap terjun ke masyarakat. Target utamanya adalah mencetak mubaligh yang kokoh secara akidah, ideologi, dan manhaj Muhammadiyah, sekaligus memiliki wawasan keislaman yang berkemajuan serta moderat.

Menurut Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) itu, secara spesifik para lulusan AMM ke-4 ditargetkan untuk menguasai tiga kompetensi dasar:

  • Ideologi dan Wawasan: Memiliki pemahaman keislaman dan ke-Muhammadiyah-an yang mengakar kuat.
  • Manajemen dan Komunikasi: Andal dalam tata kelola dakwah serta menguasai teknik khitobah (orasi/retorika) khas Muhammadiyah.
  • Praktik Ibadah: Fasih dan kredibel untuk menjadi imam salat serta khatib Jumat.

Majelis Tabligh PWM Jatim menegaskan bahwa pasca-pelatihan, para peserta wajib menjalankan penugasan dakwah di daerah masing-masing. Laporan hasil dakwah lapangan tersebut nantinya menjadi syarat mutlak kelulusan.

Peserta yang dinyatakan lulus akan menerima sertifikat, mengikuti prosesi wisuda, dan dikukuhkan secara resmi sebagai anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Jatim yang dibuktikan dengan Kartu Anggota KMM. Ke depan, KMM Jatim berkomitmen untuk melakukan pendampingan, pembinaan berkelanjutan, hingga penyaluran para mubaligh ke kantong-kantong dakwah yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PDM di wilayah Tapal Kuda yang telah mendaftarkan dan merekomendasikan delegasi terbaiknya. Mereka adalah kader-kader ideologis yang siap dididik untuk memimpin umat melalui forum AMM ini,” pungkasnya. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search