Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix). Tim angklung SixEs (The Sixers Ethnic Symphony) berhasil meraih Juara 1 Kompetisi Angklung Harmoni Nusantara Tingkat Jawa Timur yang digelar di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya, Ahad (23/8/2026).
Kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur ini diselenggarakan oleh Royal Plaza Surabaya bekerja sama dengan Arpa Star Enterprise sebagai bagian dari rangkaian acara Pesta Rakyat dalam perayaan ulang tahun Pakuwon Group.
Dalam kompetisi tersebut, SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya mengirimkan tim angklung beranggotakan 18 siswa. Mereka tampil membawa perpaduan musik tradisional dan kreativitas seni melalui harmonisasi angklung yang dipadukan dengan koreografi atraktif.

Kaur Kesiswaan SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Ustadzah Ninik Nur Faridah, S.Pd., mengatakan bahwa perjuangan tim SixEs tidak mudah. Sebelum tampil, beberapa siswa masih harus mengikuti kegiatan lain yang waktunya bersamaan dengan perlombaan.
“Tim angklung sempat beberapa kali meminta pengunduran jadwal tampil karena enam anak masih mengikuti Olimpiade Matematika yang waktunya bersamaan. Begitu enam siswa tersebut datang, mereka langsung mengganti kostum dan tidak lama kemudian tampil di panggung lomba. Alhamdulillah, akhirnya mendapatkan juara,” ujar Ustadzah Ninik.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti semangat, kerja sama, dan komitmen para siswa dalam membawa nama baik sekolah.
Penampilan Penuh Kreativitas
Keberhasilan SixEs tidak lepas dari persiapan panjang yang dilakukan para siswa bersama para pembina. Mereka menjalani latihan intensif selama satu minggu penuh setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 14.00.

Pembina SixEs SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya, Syamsul Hadi dan Ike Zane, mengungkapkan rasa syukur atas penampilan anak-anak didiknya. Menurut mereka, para siswa mampu menunjukkan kualitas musikalitas sekaligus kekompakan di atas panggung.
“Kami senang karena anak-anak tampil dengan sangat baik. Selain harmonisasi suara angklung dengan aransemen yang bagus, mereka juga mampu menampilkan koreografi yang kompak dan atraktif. Alhamdulillah, perjuangan mereka membuahkan hasil dengan menjadi juara,” ungkap Syamsul Hadi.
Dalam kompetisi tersebut, SixEs membawakan lagu wajib Si Patokaan serta lagu pilihan berupa medley Semanggi Surabaya, Rek Ayo Rek, Lenggang Surabaya, Surabaya Oh Surabaya, dan Tanjung Perak.
Perpaduan antara permainan angklung, aransemen musik, serta koreografi menjadi kekuatan utama penampilan SixEs hingga berhasil memukau para juri.
Raih Piala, Sertifikat, dan Uang Pembinaan
Atas prestasi tersebut, SixEs SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya mendapatkan penghargaan berupa piala Juara 1, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp2.000.000.
Prestasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya dalam mengembangkan bakat dan potensi siswa, khususnya di bidang seni budaya. Melalui kegiatan seni seperti angklung, sekolah terus mendorong peserta didik untuk mencintai budaya bangsa sekaligus memiliki kemampuan bekerja sama, disiplin, dan percaya diri.
Keberhasilan SixEs menjadi bukti bahwa generasi muda mampu menjaga keberlanjutan seni tradisional Indonesia dengan kreativitas dan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman. || Zain Ahmad S.N.
