Soft Lauching Rumah Kader, MPKSDI PP Muhammadiyah Tekankan Penguatan Jejaring antarkader Persyarikatan

Soft Lauching Rumah Kader, MPKSDI PP Muhammadiyah Tekankan Penguatan Jejaring antarkader Persyarikatan
www.majelistabligh.id -

Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK SDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar soft launching Rumah Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Ahad (25/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan secara langsung di lokasi Rumah Kader, Jl. Kaliurang, Gg. Bima No. 45, Km. 8, Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rumah Kader ini merupakan rumah wakaf yang kemudian difungsikan oleh MPK SDI PP Muhammadiyah sebagai fasilitas bersama untuk mendukung pengembangan dan pembinaan kader di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi salah satu ikhtiar dalam memperkuat ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan, sekaligus menyediakan ruang perjumpaan dan pengembangan kapasitas kader dari berbagai tingkatan organisasi.

Kegiatan soft launching tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, MAg, Ketua MPK SDI PP Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I, MPA, serta perwakilan MPK SDI dari wilayah se-Jawa dan Bali.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan dan penandatanganan prasasti sebagai penanda diperkenalkannya Rumah Kader sebagai salah satu fasilitas pendukung gerakan kaderisasi Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Agung Danarto menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan proses kaderisasi di lingkungan Muhammadiyah. Menurutnya, kaderisasi tidak boleh berhenti pada pelaksanaan kegiatan formal atau perkaderan berjenjang semata, tetapi harus terus berlangsung melalui berbagai ruang pembinaan dan interaksi antarkader.

Keberadaan Rumah Kader diharapkan dapat menjadi ruang diaspora, yakni ruang perjumpaan, pertukaran gagasan, dan interaksi kader dari berbagai latar belakang serta wilayah. Dengan demikian, proses kaderisasi dapat berkembang secara lebih dinamis melalui pengalaman, kolaborasi, dan penguatan jejaring antarkader Persyarikatan.

Sementara itu, Bachtiar Dwi Kurniawan menyampaikan, Rumah Kader tersebut terbuka untuk dimanfaatkan oleh seluruh unsur Muhammadiyah. Tidak hanya menjadi fasilitas internal MPK SDI, rumah ini juga dapat digunakan oleh organisasi otonom (ortom) maupun pimpinan Muhammadiyah di tingkat wilayah kebawah untuk menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan pengembangan kader.

Keterbukaan pemanfaatan tersebut menjadi bagian penting dari semangat kolektif dalam membangun kaderisasi Muhammadiyah. Melalui fasilitas ini, berbagai unsur Persyarikatan diharapkan dapat memiliki ruang yang memadai untuk menyelenggarakan diskusi, konsolidasi, pelatihan, maupun aktivitas lain yang menunjang proses pembinaan kader.

Secara fasilitas, Rumah Kader telah dilengkapi dengan ruang diskusi, tempat menginap, serta kamar mandi yang dapat menunjang penyelenggaraan berbagai kegiatan kaderisasi. Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memudahkan pelaksanaan kegiatan yang membutuhkan ruang pertemuan sekaligus akomodasi bagi kader dari berbagai daerah.

Soft launching Rumah Kader ini menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf untuk kepentingan pengembangan sumber daya insani Muhammadiyah. Lebih dari sekadar fasilitas fisik, Rumah Kader diharapkan tumbuh menjadi ruang bersama yang menghubungkan kader, mempertemukan gagasan, dan menguatkan gerakan kaderisasi di seluruh tingkatan Persyarikatan.

Melalui pengelolaan MPK SDI PP Muhammadiyah, Rumah Kader diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun tradisi kaderisasi yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan demi keberlangsungan gerakan Muhammadiyah pada masa mendatang. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search